(Taiwan, ROC) --- Administrasi Keselamatan Maritim Tiongkok tiba-tiba merilis peringatan navigasi dan memberitahukan bahwa mereka akan melakukan aktivitas militer skala besar di perairan Laut Kuning pada Selasa pagi ini (18/4).
Juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional, Sun Li-fang (孫立方) menyampaikan, Tentara Nasional akan menggunakan berbagai sistem untuk memantau setiap perkembangan di Selat Taiwan, yang bisa berdampak pada perdamaian regional.
Menanggapi aktivitas militer skala besar Tiongkok di Laut Kuning, Sun Li-fang menuturkan, ini adalah bagian dari latihan internal pihak Beijing
Sun Li-fang mengatakan, “Mengenai simulasi militer di Laut Kuning, sepengetahuan saya hal itu tidak membutuhkan waktu lama, dari jam 09:00 hingga 12:00. Di samping itu, area Latihan juga tidak terlalu luas. Konten pelatihannya juga mencakup hal—hal internal Tiongkok. Ini adalah situasi yang kami pahami sejauh ini.”
Menanggapi pemberitaan media yang mewartakan kalau pihak AS telah mengirim 200 instruktur mereka ke Taiwan, guna memberikan pelatihan, Sun Li-fang menyampaikan, Menteri MND Chiu Kuo-cheng (邱國正) pernah menyampaikan, kerja sama antara Taiwan dengan Amerika Serikat di sektor pertahanan militer akan terus diperdalam dan diperluas.
Sun Li-fang menambahkan, setiap kerja sama tentu memiliki konten tersendiri yang pastinya akan disesuaikan dengan kebutuhan di tingkatan masing-masing.
Sun Li-fang melanjutkan, proyek penjualan senjata antara Taiwan dengan AS sudah memasuki prosedur yang relevan dan akan diselesaikan sesuai dengan jadwal yang ada. Di samping itu, proyek penjualan senjata ini juga akan ditangani secara ketat oleh 3 mekanisme, meliputi keamanan nasional, pertahanan nasional dan hubungan diplomasi.