History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sidang Yuan Legislatif Parpol Berkuasa dan Oposisi Kecam Latihan Militer RRT Keliling Taiwan

  • 11 April, 2023
  • 曾秀情
Sidang Yuan Legislatif Parpol Berkuasa dan Oposisi Kecam Latihan Militer RRT Keliling Taiwan
Ketua Yuan Legislatif Yu Shyi-kun

(Taiwan, ROC) -- RRT sejak 8-10 berlanjut menjalankan pelatihan militer “persiapan tempur keliling pulau Taiwan” dan “kesatuan militer” , militer RRT kawasan timur pada tanggal 10 April menyebarkan video pendek “The Sound over Taiwan Island”, pada akhir video masih ada tembakan rudal juga dipersiapkan, memberikan kesan penuh dengan ancaman dan intimidasi. Berkaitan dengan otoritas RRT yang menjalani latihan militer skala besar untuk menghadapi Taiwan, memperkeruh situasi tegang, Ketua Yuan Legislatif Yu Shyi-kun dalam sidang menyampaikan kesepakatan parpol berkuasa dan oposisi, adapun pernyataan tentang alasan pihak RRT menjalani latihan militer skala besar di sekitar perairan Taiwan karena kunjungan Presiden Tsai Ing-wen ke negara sahabat diplomatik dan transit di AS, merusak status quo lintas selat, mempertinggi ketegangan kawasan serta merusak tatanan internasional secara serius.

Ketua Yuan Legislatif Yu Shyi-kun membaca pernyataan bersama bahwa Yuan Legislatif mewakili 23 juta masyarakat Taiwan untuk protes dan mengecam pemerintahan RRT, serta meminta pemerintah RRT segera menghentikan tindakan intimidasi terhadap Taiwan.”

Pernyataan kesepakatan mengemukakan, Presiden melakukan kunjungan ke negara sahabat diplomatik, transit di AS, menjadi praktik diplomasi dan mendapat dukungan dari dunia internasional, perjalanan yang telah dilakukan oleh beberapa mantan presiden diantaranya Lee Teng-hui, Chen Sui-bian, Ma Ying-jeou total ada sebanyak 51 kali, meskipun ada pergantian partai pemerintahan namun perjalanan ini tidak berubah. RRT mengadopsi cara latihan militer dan menghadang pimpinan Taiwan untuk melakukan diplomasi, kembali melukai perasaan masyarakat Taiwan, secara serius mengancam keamanan dan perdamaian regional, juga melanggar prinsip dasar piagam PBB.

Dalam pernyataan menekankan, Republik Tiongkok adalah negara berdaulat, ini merupakan status quo dan akta lintas selat Taiwan selama bertahun-tahun, masyarakat dan pemerintah Taiwan berhak untuk membina hubungan resmi dengan negara lain, melalui keikutsertaan dan berkontribusi dalam dunia internasional, mendapat hambatan dari otoritas RRT, akan tetapi tidak dapat mengubah tekad masyarakat Taiwan untuk aktif dalam dunia internasional. Yuan Legislatif mengapresiasi negara sahabat yang selalu peduli dengan perdamaian selat Taiwan dan mendukung Taiwan aktif dalam internasional.

Komentar

Terbarumore