History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Harga Babi NT$ 99/kg, Kemungkinan Diberlakukan Impor Khusus

  • 08 April, 2023
  • 尤繼富
Harga Babi NT$ 99/kg, Kemungkinan Diberlakukan Impor Khusus
Harga Babi NT$ 99 per Kilogram, Tidak Tertutup Kemungkinan Impor Khusus akan Berlaku

(Taiwan, ROC) – Dewan Pertanian Taiwan (COA) pada 5 April lalu menyampaikan, bahwa impor kini telah berkurang. Peternak babi optimis dengan masa depan dan menahan penjualan, ditambah dengan efek liburan panjang, harga babi di 3 April lalu adalah NT$ 99,03 per kilogram, hampir mencapai rekor tertinggi NT$ 100. Pihak Taiwan Sugar telah meningkatkan pasokan, tapi tidak menutup kemungkinan keran impor.

Berdasarkan situs resmi dari Dewan Pertanian, lebih dari 22.000 ekor babi yang diperdagangkan baru-baru ini (3 April) dan rata-rata harga transaksi naik hingga NT$ 99,03 per kilogram, mendekati harga NT$ 100, meningkat jauh jika dibandingkan dengan harga tertinggi NT$ 85 per kilogram. Pada tanggal 1 dan 2 April, harga rata-rata adalah NT$ 95, dan sejak pertengahan Maret, harga rata-rata per transaksi di atas NT$ 90 per kilogram.

Wakil Kepala Seksi Departemen Industri Hewan dari Dewan Pertanian (COA), Jiang Wen-chuan (江文全) menganalisis, karena harga pakan secara internasional mengalami kenaikan sebesar 17% dari paruh pertama hingga paruh kedua tahun lalu, jumlah hewan yang diternakkan di Eropa berkurang hingga 10%. Harga babi di setiap negara mengalami kenaikan, mendorong para pedagang mengurangi impor. Pengurangan impor ini juga terkait dengan fakta bahwa para peternak babi lokal optimis dengan prospek pasar dan enggan menjual ternaknya.

Ia mengemukakan, saat ini berat rata-rata seekor babi adalah 128-129 kilogram, sudah tergolong berat. Terkonfirmasi para peternak babi sedang enggan menjual babi dan pihaknya telah meminta para peternak babi untuk menjual babi-babi mereka secara normal. Di saat yang sama, pihaknya juga meminta CP Food, Dacheng, dan Taiwan Sugar untuk meningkatkan pasokan mereka. Taiwan Sugar sendiri telah meningkatkan pasokan sebanyak 3.000 ekor babi di bulan Maret.

Terkait dengan situasi ketersediaan babi dalam negeri, berdasarkan analisis Dewan Pertanian sebelumnya, akibat ketidakpuasan tingkat pembiakan babi di paruh kedua tahun lalu, industri babi lokal kini menghadapi pembaruan rumah babi, ditambah dengan tingginya harga pakan, pasokan daging babi di paruh pertama tahun ini telah berkurang 4-5% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Terkait dengan pengurangan impor daging babi, Jiang Wen-chuan (江文全) menambahkan, dalam papan instrumen daging babi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, terlihat bahwa impor daging babi dari Januari hingga Februari tahun ini adalah 9.913 ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu 19.070 ton, berkurang 10.000 ton, atau pengurangan sebesar 48%.

Ia menekankan, harga rata-rata transaksi babi pada tanggal 3 Maret mendekati NT$ 100 per kilogram. Meskipun terdampak dengan liburan panjang, tapi kecil kemungkinan untuk kembali ke tingkat sebelumnya setelah liburan ini, dan kemungkinan di waktu dekat ini ada tingkat harga tertinggi. Melihat situasi secara keseluruhan, jika dibutuhkan Dewan Pertanian tidak akan mengesampingkan impor daging babi proyek khusus.

Karena kenaikan harga pakan juga mempengaruhi biaya industri peternakan unggas, Jiang Wen-chuan mengatakan, impor daging ayam juga berkurang akibat fluktuasi harga internasional, sehingga pasokan secara keseluruhan juga berkurang. Saat ini harga daging ayam produksi lokal sedikit lebih tinggi daripada sebelum adanya kenaikan harga pakan secara internasional. Harga ayam kampung saat ini adalah NT$ 56 per kati, sebelumnya adalah NT$ 48 - NT$ 50, sementara harga daging ayam negeri saat ini adalah NT$ 36 per kati, sebelumnya adalah NT$ 32-33.

Berdasarkan data impor dari Dewan Pertanian, Januari 2022 telah ada impor daging ayam negeri sebanyak 16.793 ton, Februari sebanyak 13.096 ton, dengan total 29.889 ton. Januari 2023, telah ada impor sebanyak 8.129 ton, Februari 8.038 ton, totalnya 16.167 ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 berkurang 13.722 ton atau berkurang sekitar 46%.

Komentar

Terbarumore