(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dikabarkan bertemu dengan para pejabat dari negara-negara sahabat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York pada 30 Maret. Thamie Dlamini, selaku perwakilan Eswatini untuk PBB yang ditemui oleh Presiden Tsai mengemukakan, Taiwan adalah salah satu negara demokrasi terbaik di dunia dan perlu terlibat sepenuhnya dalam komunitas internasional guna membantu menyelesaikan berbagai masalah global.
Presiden Tsai dilaporkan akan mengunjungi negara-negara sahabat di Amerika Tengah seperti Guatemala dan Belize, serta pada hari ke-2 melakukan transit di New York, AS, dirinya pun menemui pejabat negara-negara mitra untuk PBB yang memiliki nilai-nilai serupa di kantor perwakilan Taiwan di New York.
Kegiatan tertutup ini berlangsung selama sekitar setengah jam, dan saat berita ini dirilis, Istana Kepresidenan Taiwan dan Kantor Perwakilan Taiwan di New York belum mengumumkan informasi terkait hal tersebut.
Diketahui jika ada 13 negara yang menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan, serta negara-negara yang bersahabat dan memiliki pemikiran serupa dengan Taiwan seperti, Ordo Militer Berdaulat Malta, dll pun mengutus perwakilannya untuk menghadiri acara tersebut.
Thamie Dlamini saat menerima wawancara dari media CNA menyampaikan, Presiden Tsai, Menlu Joseph Wu dan perwakilan pejabat senior delegasi lainnya bertemu dengan perwakilan negara-negara mitra Taiwan dan rekan internasional di Kantor Perwakilan Taiwan di New York. Negara-negara peserta secara signifikan berusaha mendukung Taiwan dan memastikan partisipasi penuh Taiwan dalam komunitas internasional.
“Kami meyakini, jika perkembangan multilateralisme yang berkembang membutuhkan negara seperti Taiwan untuk memainkan peran yang lebih penting.” tutur Thami Dlamini.
Thamie Dlamini menyampaikan, kunjungan Presiden Tsai selain untuk menjaga hubungan baik antara negara juga bertujuan untuk membangun banyak hubungan pertemanan. Negara-negara sahabat sangat senang sekali melihat Presiden Tsai yang sangat aktif dalam memperkuat persahabatan dan solidaritas dengan negara-negara terkait, karena semua masalah global saat ini memerlukan solidaritas dari semua pihak agar dapat teratasi. Taiwan merupakan salah satu negara demokrasi terbaik di dunia yang menganut nilai-nilai dan prinsip demokrasi, serta kunjungan Presiden Tsai menunjukkan tekad bulat Taiwan untuk membantu dunia dan memiliki makna yang mendalam.