History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wabah H3N8 di Guangdong, Pakar: Flu Burung Bisa Memunculkan Wabah Lain

  • 30 March, 2023
  • 鄭蕙玲
Wabah H3N8 di Guangdong, Pakar: Flu Burung Bisa Memunculkan Wabah Lain
Pakar: Flu Burung Bisa Memunculkan Wabah Lain (foto: Max Pixel)

(Taiwan, ROC) --- Provinsi Guangdong, Tiongkok, melaporkan bahwa seorang wanita berusia 56 tahun terjangkit virus flu burung H3N8. Pihak berwenang mulai melakukan penyelidikan lanjutan terhadap kontak dekat dan mengkategorikan kasus ini sebagai kasus yang tidak menular. Namun, pakar memperingatkan kalau virus flu burung mungkin dapat melahirkan wabah lain yang dapat menulari manusia.

Situs resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Guangdong (CDCP) mengumumkan pada 26 Maret bahwa Kota Zhongshan melaporkan 1 kasus H3N8 yang merupakan seorang wanita berusia 56 tahun dengan riwayat multiple myeloma dan riwayat medis dasar lainnya. Sebelum sakit, dia memiliki riwayat terpapar oleh unggas hidup dan riwayat aktivitas burung liar di sekitar rumahnya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (China CDC) menguji spesimen pasien tersebut dan hasilnya positif mengandung asam nukleat virus flu burung H3N8.

CDCP Guangdong menyampaikan, pihaknya telah memandu Kota Zhongshan untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, pelacakan dan manajemen kontak dekat, penyelidikan tempat-tempat terkait wabah, pemusnahan di tempat serta tindakan penanganan wabah lainnya. Sejauh ini, tidak ada kelainan yang ditemukan pada kontak dekat. Pakar percaya bahwa kasus ini adalah kasus sporadis, dan risiko penularan virus pada tahap ini rendah.

Media RRT melaporkan, tim sains RRT dan Australia melakukan analisa data influenza hewan yang tercatat selama 50 tahun mendapati, penularan penyakit terhadap manusia berikutnya adalah virus baru flu burung yang termutasi dalam tubuh binatang, sedangkan manusia tidak memiliki imun terhadap jenis virus ini.

Hasil kerja sama penelitian antara Fudan University dan The University of Sydney termuat dalam jurnal kesehatan One Health. Tim penelitian ilmiah 2 negara membangun database yang merekam lebih dari 70.000 catatan flu binatang pada tahun 1970-2016, mendalami tren perkembangan ruang dan waktu dari beberapa virus ini, menyediakan kerangka untuk mendeteksi dan mengikuti komunitas manusia yang berkemungkinan menjadi puncak penyebaran virus.

Media memberitakan, semenjak bulan Maret tahun ini beberapa kawasan di Eropa, Jepang dan Amerika dilanda flu burung, pengekspor produk unggas 8 besar dunia Argentina juga dilanda wabah flu unggas. Saat bersamaan, Kementerian Kesehatan Kamboja melaporkan flu burung H5N1 yang menularkan ke manusia, 2 kasus diantaranya 1 kasus penderita adalah anggota keluarga yang tertular.

Tim peneliti menyimpulkan, ada kemungkinan flu burung ini menjadi sumber penularan virus. Flu burung terdapat banyak subtipe, sementara burung menjadi reservoir alami, ada kemungkinan flu burung berubah menjadi zoonosis.

Periset Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, Kao Fu-chen menyampaikan, kondisi umum virus flu burung tidak mudah menembus saluran pernapasan manusia, meskipun masuk ke saluran pernapasan juga akan terikat oleh selaput lender, sulit untuk menyebar. Akan tetapi ada kemungkinan beberapa tipe virus flu burung mampu beradaptasi dalam tubuh manusia salah satunya adalah H3N8.

Komentar

Terbarumore