(Taiwan, ROC) Masyarakat luar meragukan promosi program prospektif yang dicanangkan karena saat ini malah mengalami kekurangan air, Badan Sumber Air mengklarifikasikan, dikarenakan mendapat suntikan dana untuk dana program prospektif tahun 2017 maka saat ini ada penambahan seperti air bawah tanah, air reklamasi, fasilitas penyesuaian pipa air dan lainnya, dari penambahan baru dapat menyediakan pasokan air 18%, jika tidak maka waduk tainan pada minggu ini akan menjadi kering, kondisi waduk Tainan dan Kaoshiung setelah perayaan tahun baru imlek persediaan air berkurang bahkan rambu peringatan telah menunjuk warna merah.
Badan Sumber Air Kementerian Perekonomian kemarin (15/3) mengeluarkan pers rilis menyampaikan, masyarakat luar salah menafsirkan investasi dana anggaran program prospektif secara keseluruhan dialokasikan untuk perbaikan pasokan air, akan tetapi pada kenyataannta, dana program prospektif juga dialokasikan untuk pengendalian air dan penyulingan air bersih.
。
Dari sisi pra sarana pasokan air, pipa air Taoyuan dapat menyalurkan air ke Hsincu, waduk Hushan ke-2, air bawah tanah dan air sumur untuk pencegahan bencana, danau buatan Bird Mouth Lake dan fasilitas pipa air ledeng untuk mengurangi kebocoran, secara kumulatif setiap hari bertambah 197 ton pasokan air, setara dengan 18% pasokan air seluruh Taiwan.
Badan Sumber Air menjelaskan, sebagai contoh Taoyuan juga membantu menyalurkan air ke Hsincu, pada tahun 2021 masa kekeringan seratus tahun, setiap hari air waduk Shihmen diantar ke Hsincu, ditambah dengan air sumur, sehingga kota Hsincu baru dapat melewati masa-masa sulit di mana pasokan air hanya 3%, termasuk juga menjamin keberlangsungan kawasan pusat industri teknologi di Hsincu.
Selain itu, Badan Sumber Air juga membangun sarana untuk air bawah tanah dan air reklamasi, dana program prospektif disuntik untuk pembangunan sarana air bawah tanah beberapa daerah di Kaoshiung diantaranya Dachuan(大泉), Sipu (溪埔)dan Hsingdian(興田), masih ada pabrik air reklamai Linhai, dengan adanya beberapa hasil dari program prospektif maka baru Kaoshiung sekarang ini tidak menerapkan standar peringatan krisis air.
Badan Sumber Air mengatakan, bersamaan dengan petugas garda terdepan melawan kekeringan, meminta agar setiap kalangan ikut peduli dengan sarana pra-sarana pasokan air yang dibangun Badan Sumber Air dan tidak meremehkan upaya melawan krisis air.