(Taiwan, ROC) -- Menteri Luar Negeri Saint Lucia, Alva R. Baptiste memimpin rombongan dan telah tiba di Taiwan kemarin (13/3) memulai kunjungan selama 5 hari. Bersama anggota rombongan terdiri dari Menteri Pemuda dan Olah Raga Kenson J Casimir, anggota senat Lisa C. Jawahir bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen di Istana Presiden pada pagi hari ini (14/3).
Dalam pidato penyambutannya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, Perdana Menteri Saint Lucia Philip J. Pierre sempat melakukan kunjungan ke Taiwan pada November 2022, keduanya sempat melakukan pertukaran pendapat dalam berbagai hal, kunjungan Alva R Baptiste kali ini merupakan kunjungan keempat kalinya dalam kurun waktu 8 tahun, membuktikan bahwa hubungan persahabatan diplomati antara Taiwan dan Saint Lucia akrab dan kokoh. Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan bahwa saat beliau melakukan kunjungan ke Saint Lucia sempat mendalami langsung proyek Pusat Sumber Daya Manusia “Gros Islet” dan “GiNet”, proyek ini direncanakan untuk menyediakan kesempatan belajar yang lebih beragam bagi pemuda setempat. Pres Tsai percaya akan semakin banyak pertukaran kerja sama bilateral, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan pelatihan saja.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Beberapa tahun ini banyak pelajar Saint Lucia yang melanjutkan pendidikan di Taiwan, ada 15 mahasiswa Saint Lucia yang setelah lulus dari Fakultas Kedokteran di I-Shou University dan kembali ke negara asalnya untuk menjadi dokter, memberikan kontribusi dari apa yang telah mereka pelajari. Kedatangan Menlu Alva R. Baptiste ke Taiwan kali ini juga akan berpidato di depan para pemuda Taiwan, juga akan bertemu dengan pelajar dari Saint Lucia, diyakini dapat mendorong lebih banyak pertukaran di bidang pendidikan.”
Presiden Tsai juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Menlu Alva R. Baptiste dan Perdana Menteri Philip J. Pierre yang telah menyuarakan bagi Taiwan dalam berbagai ajang internasional dalam jangka panjang, ia juga berharap di kedepannya dapat terus dengan semangat saling memberikan keuntungan membuka peluang kerja sama baru, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat kedua negara.