History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sumbangan Taiwan untuk Gempa Turki Mencapai NT$ 1,18 Miliar

  • 08 March, 2023
  • 尤繼富
Sumbangan Taiwan untuk Gempa Turki Mencapai NT$ 1,18 Miliar
Sumbangan Taiwan untuk Gempa Turki Mencapai NT$ 1,18 Miliar

(Taiwan, ROC) --- Gempa kuat yang melanda kawasan Turki dan Suriah pada bulan Februari lalu, masih menyisakan luka yang mendalam bagi mayoritas masyarakat setempat. Banyak negara di dunia yang kemudian mengumpulkan sumbangan, guna didonasikan kepada para korban, salah satunya adalah Taiwan.

Rekening yang dibuka khusus oleh otoritas di Taiwan untuk mengumpulkan sumbangan gempa Turki, juga sudah ditutup pada tanggal 6 Maret 2023 kemarin.

Hari ini (8/3), Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) mengumumkan, dalam kurun 28 hari, rekening khusus tersebut telah berhasil mengumpulkan dana melebihi NT$ 1,18 miliar.

Gempa kuat bermagnitudo 7,8 SR melanda kawasan Turki dan Suriah pada tanggal 6 Februari 2023 lalu. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan parah, bahkan puluhan ribu warga meninggal dunia. Taiwan di lain pihak, juga telah mengirimkan tim evakuasi mereka untuk membantu proses evakuasi dan penyelamatan, dengan beranggotakan 130 personil dan 5 anjing penyelamat.

Misi penyelamatan tim SAR Taiwan berlangsung sekitar satu minggu, dan akhirnya kembali tiba ke Taiwan pada tanggal 12 Februari 2023.

MOHW mengumumkan, hingga tanggal 6 Maret 2023, pukul 23:59, jumlah dana yang berhasil terkumpulkan dalam rekening khusus “Gempa Turki” telah mencapai angka NT$ 1.187.064.443. Jumlah yang tidak sedikit ini berhasil dikumpulkan hanya dalam waktu 28 hari.

MOHW pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam, atas sumbangsih dan cinta kasih yang diperlihatkan warga Taiwan.

Rekening khusus “Gempa Turki” MOHW dibuka selama 28 hari, semenjak tanggal 7 Februari hingga 6 Maret 2023.

MOHW menyampaikan, saat ini rekening “Gempa Turki” tidak lagi membuka akunnya untuk mengumpulkan donasi. Seluruh dana sumbangan nantinya akan diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri untuk diberikan kepada pihak Turki.

Komentar

Terbarumore