History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Revisi UU Mobilisasi Pertahanan Nasional, Kemenhan: Wajib Dipersiapkan

  • 06 March, 2023
  • 曾秀情
Revisi UU Mobilisasi Pertahanan Nasional, Kemenhan: Wajib Dipersiapkan
Menteri Pertahanan Nasional Chiu Kuo-cheng (邱國正)

(Taiwan, ROC) -- Kementerian Pertahanan mengumumkan draf revisi UU Persiapan Mobilisasi Pertahanan Nasional akan diubah dengan nama UU Mobilisasi Pertahanan Nasional, beberapa hari terakhir ini revisi UU termasuk melibatkan militer remaja menjadi kontroversi masyarakat. Dalam sidang interpelasi Yuan Legislatif Komite Luar Negeri dan Pertahanan Nasional, Menteri Pertahanan Nasional Chiu Kuo-cheng (邱國正) pada hari Senin (6/3) menegaskan dirinya selaku militer juga tidak setuju perang, akan tetapi negara demokrasi mau tidak mau wajib mempersiapkan perang, Kemenhan telah mempertimbangkan UU persiapan dari negara terdepan, semakin cepat semakin baik, agar semakin berkemampuan untuk menangani.

Chiu Kou-cheng mengatakan, “Saya lahir dari kalangan militer, saya juga tidak setuju perang, akan tetapi kita wajib mempersiapkan diri. Apa yang saya sampaikan adalah negara demokrasi yang telah mempersiapkan diri dengan matang, ketika terjadi maka bisa ditanggapi dengan prosedur yang telah dipersiapkan.”

Menhan Chiu Kuo-cheng lebih lanjut menjelaskan, berdasarkan hukum yang berlaku, wajib militer berlaku bagi yang genap berusia 18 tahun, dikarenakan masyarakat luar meragukan “militer remaja”, tidak mungkin tanpa pelatihan para pelajar bisa menggunakan senjata. Kemenhan mengatakan, “UU Mobilisasi Pertahanan Nasional” bukan hukum yang baru ditetapkan, perlu direvisi sesuai dengan perkembangan waktu, Kemenhan mulai melakukan revisi, yang bertujuan untuk menanggapi situasi internasional, lebih lanjut memperkuat ketangguhan nasional secara menyeluruh, dan merancang langkah pendukung yang lebih lengkap. Kemenhan mengatakan, diprediksikan RUU akan disempurnakan pada tanggal 6 Maret pukul 12 malam, berlanjut berkoordinasi dengan kementerian terkait, akan mempertimbangkan masukan dari berbagai kalangan dan konten UU dari negara demokrasi di seluruh dunia, serta melakukan komunikasi pragmatis dengan masyarakat sosial, dengan metode peninjauan secara ketat untuk menyempurnakan mekanisme mobilisasi pertahanan nasional.

Selain itu, ada warga yang mendapati tulisan berupa keluhan tidak mendapat daging, ketika lapar hanya dapat makanan kaleng di kawasan pantai pelatihan militer, berkaitan dengan hal ini Menhan Chiu Kuo-cheng merespons, kapal yang mengangkut barang untuk militer rusak, kini telah mengutus Hercules C-130 untuk mengisi barang kebutuhan, di masa mendatang akan mengupayakan kejadian ini terulang. Komando Pertahanan Mazu pada hari Senin ini (6/3) menekankan, kapal sewaan rusak dan cuaca buruk menyebabkan pengantaran pasokan barang ke pangkalan militer Mazu menjadi terganggu, persediaan makanan dari desa Juguang (莒光) terbatas, suplai daging juga tidak stabil maka selama 2 hari ini pasokan daging tidak menentu, sementara diganti dengan makanan kaleng, akan tetapi juga makanan lainnya tetap tersedia dengan baik. Pengisian bahan makanan beku produk daging 5,2 ton ke kawasan Mazu, sebagai pasokan makanan pangkalan militer selama 10 hari, apabila ada keterlambatan kapal maka akan diganti dengan pengiriman melalui udara.

Komentar

Terbarumore