(Taiwan, ROC) – Kapal ikan berbendera Taiwan, Xin Chang Fa 88 (新長發88號) diduga terbalik di perairan dekat Pulau Huang Wei (黃尾嶼) pada Minggu kemarin (5/3). Hari ini (6/3), Coast Guard Administration (CGA) telah mengkonfirmasi hal tersebut dan menyampaikan, kapal Xin Chang Fa 88 mengangkut 7 orang, masing-masing 1 orang berkewarganegaraan Taiwan dan 7 lainnya dari Indonesia. CGA juga menginstruksikan Armada Utara Kapal Lianjiang untuk berlayar melakukan pencarian. Di lain pihak, otoritas Jepang juga telah berhasil menemukan 1 mayat yang disinyalir berasal dari Xin Chang Fa 88. CGA kemudian mengirimkan kapal kecil mereka, guna memastikan identitas mayat bersangkutan.
Ditjen Perikanan menyampaikan, Xin Chang Fa 88 adalah kapal ikan yang berasal dari Ruifang, yang didaftarkan dengan nomor CT4-2677. Kapal ini berlayar meninggalkan pelabuhan ikan Badouzi yang berlokasi di Keelung pada tanggal 27 Februari 2023 kemarin. Pada tanggal 5 Maret 2023, Taipei Rescue Coordination Center menerima laporan bahwa, kapal Xin Chang Fa 88 telah berada di perairan dekat Jepang dalam kondisi terbalik. Saat ditemukan kondisi kapal telah terbalik dan beberapa bola pelampung telah mengambang di permukaan. Media NHK menyampaikan, otoritas Jepang menerima laporan perihal kapal terbalik pada Minggu siang (5/3), sekitar pukul 1:30. Dalam laporan tersebut diberitahukan bahwa sebuah kapal nelayan Taiwan terbalik di perairan Pulau Ishigaki, Prefektur Okinawa, Jepang. Kondisi bawah kapal menghadap ke atas, dan 7 ABK dalam kondisi hilang.
Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada Senin pagi ini (6/3) menyampaikan, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan beberapa pihak, meliputi Ditjen Perikanan, CGA, Kantor Perwakilan ROC di Jepang dan Konsuler di Naha. MOFA akan terus melacak kemajuan pencarian awak kapal, dan berharap seluruh ABK dapat diselamatkan. CGA juga mengkonfirmasi bahwa kapal Xin Chang Fa 88 terdiri dari 7 awak kapal, masing-masing satu Taiwan dan enam dari Indonesia. Keberadaan mereka semua masih belum dapat dipastikan hingga hari ini. Kapal Xin Chang Fa 88 meninggalkan kawasan Keelung pada larut malam di tanggal 27 Februari 2023.
Pemberitahuan perihal terbaliknya kapal Xin Chang Fa 88 diterima oleh MOFA pada tanggal 5 Maret 2023. Pemberitahuan tersebut diberikan langsung oleh pihak Ditjen Perikanan dan CGA. MOFA juga telah menginstruksikan Kantor Perwakilan ROC di Jepang dan Kantor Konsuler di Naha untuk terus mengikuti perkembangan berita yang ada. Di lain pihak, Taipei Rescue Coordination Center juga telah menghubungi kapal-kapal berbendera ROC yang berada di sekitar perairan untuk membantu proses pencarian. Setelah menerima pemberitahuan, CGA dan otoritas maritim di Jepang langsung mengerahkan kapal mereka, guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi.