(Taiwan, ROC) -- Hari Gerakan Kepanduan (di Indonesia dikenal dengan istilah Pramuka) akan tiba sebentar lagi. Wakil Perdana Menteri yang juga menjabat Kepala GASC (The General of Association of the Scouts of China (Taiwan)), Cheng Wen-tsan (鄭文燦) bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada tanggal 3 Maret. Selaku Kepala Gerakan Kepanduan di Taiwan, Cheng Wen-tsan menyampaikan ucapan kepada seluruh mitra Gerakan Kepanduan di seluruh pelosok negeri. Kepala Negara menyampaikan, mitra yang tergabung dalam GASC sendiri terdiri dalam 6 tahapan. Dimulai dari yang masih berusia belia, hingga yang sudah berusia 20 tahun ke atas. Beliau sangat berbangga hati bisa melihat seluruh anggota bekerja sama, tanpa melihat umur masing-masing.
Presiden Tsai mendorong masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam Gerakan Kepanduan ini, guna meningkatkan rasa saling peduli, serta belajar dan tumbuh bersama. Presiden melanjutkan, bergabung dengan Gerakan Kepanduan tidak hanya bisa meningkatkan pertumbuhan karakter diri, tetapi juga berdampak positif pada pelayanan masyarakat. Dalam skala internasional, Gerakan Kepanduan memiliki pengaruh yang lebih besar, misal aksi evakuasi dalam menolong warga Turki baru-baru ini. Kepala Negara secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh mitra, dan berharap agar semua pihak terus berpartisipasi dalam urusan internasional.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “GASC juga terlibat dalam aksi mengumpulkan perbekalan saat gempa bumi menimpa Suriah dan Turki. Dengan demikian, daerah terdampak bencana bisa segera memperoleh bantuan perbekalan. Ini adalah semangat kepedulian Taiwan terhadap rasa kemanusiaan. Di sini, saya pribadi ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada mitra GASC yang sudah rela berdedikasi, terutama dalam urusan dunia global. Atas pengorbanan yang ada, dunia pun akhirnya bisa melihat Taiwan.”
Pada saat yang sama, Presiden Tsai berharap dan percaya, di bawah kepemimpinan Cheng Wen-tsan, GASC akan terus meningkatkan taraf pembelajaran, serta menjaga keberlangsungan dari Gerakan Kepanduan itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, maka banyak generasi muda yang mulai tertarik untuk bergabung bersama jajaran GASC. Dengan demikian, GASC akan terus berkembang ke arah yang positif.
Dalam pidatonya, Cheng Wen-tsan menyampaikan, Taiwan akan mengirimkan 31 grup kemahnya untuk bergabung dalam kegiatan “Perkemahan Gerakan Kepanduan Dunia” yang akan dilaksanakan di Korea Selatan pada bulan Agustus mendatang. Setelah itu, 31 grup bersangkutan akan bergerak menuju Lituania untuk melakukan pertukaran dengan asosiasi Gerakan Kepanduan Benua Eropa. Selain itu, GASC akan mengupayakan agar pelaksanaan “World Scout Moot” pada tahun 2029, dapat dihelat di Taiwan. Dengan demikian, akan ada lebih banyak warga dunia yang mengenal semangat dari mitra Gerakan Kepanduan Taiwan.