(Taiwan, ROC) - Merokok di kampus universitas dan perguruan tinggi di Taiwan tidak lama lagi akan sepenuhnya dilarang sesuai amandemen Undang-Undang Pencegahan Bahaya Tembakau baru-baru ini.
Menurut Kementerian Pendidikan (MOE), surat pemberitahuan telah dikirim kepada pihak sekolah pada 21 Februari, meminta area khusus merokok, termasuk asbak rokok, harus sepenuhnya dihapus dari kampus pada akhir bulan; dan tanda "Dilarang Merokok" harus dipasang di pintu masuk sekolah untuk mengingatkan siswa serta pengunjung mengenai larangan tersebut.
Amandemen UU Pencegahan Bahaya Tembakau yang diloloskan di Yuan Legislatif pada bulan Januari, menambahkan kampus universitas dan perguruan tinggi ke dalam daftar tempat di mana merokok sepenuhnya dilarang.
Sebelum amandemen, merokok dilarang di sekolah menengah ke bawah, sementara universitas diizinkan untuk membuat area khusus merokok di luar ruangan di dalam kampus.
Lin Mei-chun (林玫君), dekan studi di National Taiwan Normal University yang berbasis di Taipei, mengatakan bahwa sekolahnya telah memberlakukan lingkungan bebas rokok sejak tahun 2012.
Selama bertahun-tahun ini, guru dan siswa yang merokok biasanya melakukannya di luar lingkungan kampus, tutur Lin.
Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Umum di National Tsing Hua University di Hsinchu, Yan Dung-yung (顏東勇), mengatakan ada tiga area khusus merokok di kampus, baik di luar ruangan maupun di teras bangunan.
Yan tahu bahwa aturan baru ini akan menciptakan banyak ketidakmudahan bagi perokok lama, tetapi mengatakan pihak sekolah akan berusaha untuk menyarankan perokok untuk menghentikan kebiasaan ini.
Ia juga yakin bahwa ini akan menjadi kesempatan baik bagi mereka untuk berhenti merokok.
Di lain pihak, Lin Pay-liam (林沛練), dekan bidang kemahasiswaan di National Central University di Taoyuan, memuji kebijakan larangan merokok dan mengatakan sejauh ini, ia belum menerima keluhan apapun dari fakultas atau mahasiswanya.