(Taiwan, ROC) – Guna membantu pengusaha Taiwan dapat memahami peluang investasi dan kerja sama di Lituania, serta memasuki pasar Eropa Tengah dan Timur, Divisi Bisnis Investasi Kementerian Perekonomian (MOEA) Taiwan dan Kantor Perwakilan Lituania pada hari ini (21/2) bersama-sama menggelar pengarahan tentang investasi dan peluang bisnis di Lituania. Wakil Menteri Perekonomian Taiwan Chen Chern-chyi (陳正祺), Wakil Menteri Ekonomi dan Inovasi Lituania Karolis Zemaitis, serta pejabat lainnya dari kedua belah pihak dilaporkan turut menghadiri kegiatan tersebut.
Chen Chern-chyi (陳正祺) menyampaikan, di tengah ketidakpastian seperti ketegangan geopolitik, perang dagang dan teknologi Amerika Serikat (AS) – Republik Rakyat Tiongkok (RRT), inflasi, dan perubahan iklim, tahun ini merupakan tahun yang penuh dengan tantangan, serta memerlukan upaya publik maupun swasta untuk membangun rantai pasokan yang tangguh dengan mitra yang dapat dipercaya. Negara-negara Eropa Tengah dan Timur memiliki fondasi industri yang kokoh, talenta yang berkualitas tinggi, serta biaya tenaga kerja yang lebih rendah ketimbang Eropa Barat, dan juga memiliki budaya inovasi yang berkembang jaya. Misalnya, Lituania pada tahun lalu telah mengembangkan perusahaan unicorn ketiga, merupakan mitra kerja sama yang sangat cocok dan industri kedua belah pihak juga dapat saling melengkapi.
Chen Chern-chyi (陳正祺) menegaskan, hubungan antara Taiwan dan Lituania telah menghangat dengan cepat dalam beberapa tahun ini. Misalnya, pada Pertemuan Dialog Ekonomi Wakil Menteri Taiwan-Lituania ke-2 yang digelar tanggal 20 Februari kemarin, Lembaga Penelitian Teknologi Industri (ITRI) Taiwan dan Asosiasi Laser Lituania “Pusat Inovasi R&D Laser Ultrafast” menandatangani nota kerja sama untuk bersama-sama mengembangkan teknologi laser generasi terbaru. Dapat dikatakan jika Lituania merupakan mitra terdekat Taiwan di kawasan Eropa Tengah dan Timur.
Wakil Menteri Ekonomi dan Inovasi Lituania Karolis Zemaitis menegaskan, Taiwan dan Lituania sama-sama berbagi nilai-nilai kebebasan dan demokrasi, serta berada di dalam satu perahu yang sama dalam menghadapi tantangan lingkungan ekonomi dan perdagangan internasional. Asalkan kedua belah pihak dapat memperluas kerja sama, saya meyakini perahu ini dapat berlayar lebih cepat dan lebih jauh.