(Taiwan, ROC) -- Anggota Kongres AS, Ro Khanna memimpin delegasi berkunjung ke Taiwan semenjak tanggal 19 Februari hingga 23 Februari 2023. Delegasi yang turut serta kali ini terdiri dari anggota lintas partai setempat, meliputi Tony Gonzales, Jake Auchincloss dan Jonathan Jackson. Di lain pihak, Presiden Tsai Ing-wen berada di Istana Kepresidenan untuk menyambut kedatangan delegasi Ro Khanna pada Selasa pagi hari ini (21/2).
Dalam pidatonya, Kepala Negara pertama-tama mengucapkan selamat datang kepada 4 anggota kongres. Di samping itu, Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, karena telah menetapkan Taiwan sebagai pemberhentian pertama dalam kunjungan luar negeri mereka. Hal ini jelas memperlihatkan dukungan kuat dari Amerika Serikat kepada Taiwan. Presiden Tsai melanjutkan, dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan dan Amerika Serikat terus memperdalam hubungan pertukaran di banyak sektor.
Sektor teknologi misalnya, kedua negara telah menetapkan kerangka kerja sama perihal desain dan manufaktur semikonduktor, yang dikenal dengan istilah “Science and Technology Agreement, STA”Pada saat yang sama, Taiwan terus mempromosikan jalinan pertukaran di sektor jaringan 5G, dan energi terbarukan, dengan bertumpu pada “Kerangka Kerja Sama Perdagangan Teknologi dan Investasi, TTIC”.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Menghadapi tantangan di era pascapandemi saat ini, Taiwan dan Amerika Serikat akan memanfaatkan potensi masing-masing, untuk membangun rantai perindustrian teknologi yang lebih tangguh. Di samping itu, dalam perihal keamanan, Taiwan dan Amerika Serikat akan terus memperkuat pertukaran di sektor militer. Pada masa mendatang, Taiwan bersama dengan AS dan mitra demokrasi lainnya, akan menanggapi tantangan global lainnya, seperti perluasan paham otoritarianisme dan perubahan iklim.”
Kepala Negara juga secara khusus mengucapkan rasa terima kasihnya kepada empat anggota Kongres yang telah mendukung Taiwan melalui tindakan-tindakan praktis mereka. Beliau percaya, hubungan kerja sama Taiwan dengan AS akan kian diperluas, terutama di bawah kepemimpinan anggota Kongres yang baru. Kedua belah pihak akan terus mempertahankan nilai demokrasi dan kebebasan, serta berkontribusi pada pemulihan ekonomi.
Dalam pidatonya, Ro Khanna menekankan, anggota Kongres yang menyertai kunjungannya kali ini memiliki komitmen yang besar bagi hubungan kedua negara. Mereka juga merasa terhormat karena bisa berkunjung ke Yuan Legislatif, menyaksikan bagaimana anggota legislator lintas partai menyuarakan aspirasi masyarakat luas. Ro Khanna melanjutkan, meski berbeda pendapat, anggota legislator di Taiwan bisa duduk bersama dan mendiskusikannya.
Selama berkunjung ke Taiwan, mereka juga berkesempatan bertemu dengan pendiri Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), Morris Chang (張忠謀), guna membahas bagaimana memperdalam kemitraan Taiwan dan Amerika Serikat, khususnya di bidang sains dan teknologi. Ro Khanna menuturkan, dialog antar kedua negara diharapkan dapat sesering mungkin dilakukan, serta lebih erat dalam mempromosikan asas kemanusiaan, HAM, perdamaian dan demokrasi.