(Taiwan, ROC) -- Menteri Luar Negeri St. Vincent dan Grenadines, Keisal Peters memulai kunjungannya ke Taiwan semenjak Selasa hari ini (14/2), atas undangan dari otoritas Taiwan. Dalam kunjungannya kali ini, Menlu Keisal Peters juga akan menghadiri perhelatan “Empower Women – Empower LAC Forum” yang digelar di Kota Taipei. Pada Selasa pagi hari, Menlu Keisal Peters juga telah bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) di Istana Kepresidenan.
Dalam kata sambutannya, Kepala Negara secara terbuka menyambut kedatangan Menlu Keisal Peters ke Taiwan, serta mengundangnya untuk menggelar diskusi guna mempererat jalinan kerja sama yang sudah ada. Presiden Tsai menuturkan, hubungan pertukaran antara Taiwan dengan St Vincent dan Grenadines akan terus dipererat. Selama pandemi COVID-19 merebak, kedua belah pihak memperlihatkan sikap saling mendukung, serta bersama-sama berupaya mempererat jalinan kerja sama yang ada.
Beberapa pencapaian juga berhasil dicapai, meliputi sektor teknologi pertanian, pembangunan infrastruktur, perawatan kesehatan masyarakat, pendidikan dan kebudayaan. Pada saat yang sama, kedua belah pihak terus memanfaatkan peluang di era pasca-pandemi saat ini, bersama-sama mempromosikan program pemberdayaan perempuan. Di samping itu, Taiwan terus berupaya untuk menyediakan lebih banyak sumber daya bagi para perempuan di Saint Vincent dan Grenadines untuk mengembangkan bakat usaha mereka, serta membantu pekerja perempuan setempat untuk meningkatkan bakat profesional masing-masing. Presiden Tsai Ing-wen menambahkan, pihaknya akan meningkatkan jumlah beasiswa, dengan harapan dapat terus memperdalam hubungan kerja sama kedua negara di sektor pendidikan dan kebudayaan.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Semenjak tahun 2004 hingga sekarang, sudah ada lebih dari 200 pelajar Saint Vincent dan Grenadines yang menempuh studinya di Taiwan. Guna memperdalam hubungan pertukaran antara pemuda di sektor pendidikan, maka mulai tahun ini kami akan meningkatkan jumlah beasiswa Taiwan. Kami sangat menyambut kedatangan para pemuda Saint Vincent dan Grenadines untuk melanjutkan studi mereka di Taiwan.”
Dalam kesempatan ini, Presiden Tsai Ing-wen mengucapkan terima kasih kepada Saint Vincent dan Grenadines yang telah memberikan dukungan panjangnya kepada Taiwan. Di banyak kesempatan terbuka, Perdana Menteri Ralph Gonsalves juga telah berbicara, guna membela partisipasi Taiwan di dunia internasional. Dalam pidatonya, Menlu Keisal Peters menyampaikan, sebagai menlu wanita pertama St. Vincent dan Grenadines, undangan kali ini tentu sangat berarti, apalagi ia berkesempatan untuk berpartisipasi dalam perhelatan “Empower Women – Empower LAC Forum”.
Ini juga membuka kesempatan bagi banyak perempuan St. Vincent dan Grenadines untuk lebih berkontribusi, perihal kesadaran isu perempuan, terutama di era pasca pandemi. Apalagi St. Vincent dan Grenadines sempat ditimpa musibah gunung meletus pada tahun 2021 silam. Menlu Keisal Peters menyampaikan, dirinya sering mendengar cerita perihal Taiwan semenjak kecil. Ia juga memiliki sahabat yang mengenyam pendidikan di Taiwan melalui program beasiswa Taiwan. Banyak pelajar di St. Vincent dan Grenadines yang bersedia untuk datang dan melanjutkan studinya di Taiwan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Taiwan, yang selama ini telah membantu St. Vincent dan Grenadines dalam segala aspek.