(Taiwan, ROC) – Ditjen Pemadam Kebakaran Taiwan pada Kamis (9/2) malam mengemukakan, dua tim SAR yang diutus ke Turki telah diintegrasi sebagian dan telah dikirim ke kawasan L-5 untuk melaksanakan misi penyelamatan. Selain itu perwakilan dari Uni Eropa juga mengunjungi pangkalan tim Taiwan guna memberikan apresiasi.
Gempa bumi kuat yang mengguncang Turki dan Suriah telah menewaskan lebih dari 10.000 orang dan Tim SAR Taiwan telah mengirimkan dua regu personel guna berpartisipasi dalam misi penyelamatan, yang terbagi menjadi 2 jadwal keberangkatan yakni pada tanggal 6 Februari dan 7 Februari, dengan total 130 orang dan 5 anjing pencari dan penyelamat. Ditjen Pemadam Kebakaran Taiwan pada 9 Februari menyampaikan, anggota tim 1 kloter ke-2 telah tiba di Adiyaman, daerah bencana di Turki, serta telah bergabung dengan tim kloter ke-1 guna membantu melakukan penilaian daerah bancana setelah integrasi tim.
Ditjen Pemadam Kebakaran Taiwan pada Kamis malam menjelaskan, Tim Pencarian dan Penyelamatan Taiwan (TPE-10) pada 9 Februari pukul 21:34 (waktu Taiwan) menerima arahan dari Pusat Koordinasi Tim Pencarian dan Penyelamatan Adiyaman (UCC) dan diutus ke kawasan L-5 di area bencana guna melaksanakan misi penyelamatan. Sebanyak 26 orang, serta 3 anjing pencari dan penyelamat dikerahkan dan saat ini telah berhasil menyelamatkan 1 orang, serta bertemu lebih dari 50 orang yang hilang di lokasi tersebut.
Ditjen Pemadam Kebakaran Taiwan menambahkan, Perwakilan Uni Eropa pada 9 Februari pukul 10 pagi (waktu setempat) berkunjung ke pangkalan Taiwan dan mengungkapkan afirmasi yang tinggi terhadap pelaksanaan koordinasi kerja tim Taiwan baru-baru ini, terutama dapat sejalan dengan praktik Kelompok Penasihat Pencarian dan Penyelamatan Internasional (INSARAG), yang sangat membantu pekerjaan pencarian dan penyelamatan di lokasi.