History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen Terpilih Sebagai 5 Perempuan Kuat Dunia

  • 19 January, 2023
  • 鄭蕙玲
Presiden Tsai Ing-wen Terpilih Sebagai 5 Perempuan Kuat Dunia
Presiden Tsai Ing-wen Terpilih Sebagai 5 Perempuan Kuat Dunia (foto: https://www.tdg.ch)

(Taiwan, ROC) – Tahun 2023 telah berjalan tetapi persengketaan dunia masih belum terselesaikan. Media Swiss memilih 5 perempuan dunia yang menjadi perhatian dan akan berpengaruh bagi tatanan dunia untuk tahun ini, yang mana Presiden Tsai Ing-wen termasuk di dalamnya. Laporan menyebutkan bahwa Tsai Ing-wen “Presiden yang berani menentang Beijing”, duri pembela kebebasan di mata RRT.

Media Swiss “24 heures” dan “La Tribune de Geneve” media di bawah Grup media swasta Tamedia Swiss memberitakan hasil pemilihan 5 wanita kuat yang patut mendapat perhatian untuk tahun 2023, dan Presiden Republik Tiongkok Tsai Ing-wen termasuk di dalamnya.

Selain Presiden Tsai Ing-wen, 4 wanita lainnya yang masuk dalam 5 perempuan kuat ada Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin, Perdana Menteri Prancis Elisabeth Borne, Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris dan Permaisuri Britania Raya Camilla Rosemary Shand.

Dalam laporan menyebutkan Tsai Ing-wen sebagai “Presiden yang berani menentang Beijing”, menunjukan “kekerasan hatinya”, merupakan pemimpin perempuan perdana Pulau Taiwan; Sejak tahun 2016 Tsai menjadi duri di mata RRT, karena ia membela kebebasan demokrasi. “Menghadapi RRT yang menjadi salah satu negara produsen semikonduktor penting dunia, Tsai tidak mundur sedikitpun”. 

Dalam tulisannya, “24 heures” mengungkapkan, “Tentang RRT, Bela Taiwan” merupakan slogan Tsai. Artikel juga mengungkit pada Oktober tahun lalu Presiden Tsai membandingkan situasi RRT dan Taiwan dengan invasi Rusia ke Ukraina, dan menegaskan bahwa tidak ada hal yang dapat dikompromikan dalam upaya mempertahankan kebebasan demokrasi kehidupan rakyat. Situasi Selat Taiwan yang saat ini memanas dan seiring dengan mendekati waktu pemilu Taiwan berikutnya yaitu tahun 2024 mendatang, sehingga tindak tanduk Tsai juga akan berpengaruh terhadap situasi Selat.

Komentar

Terbarumore