(Taiwan, ROC) – Menteri Digital Audrey Tang melakukan kunjungan ke Lithuania pada hari Kamis tanggal 12 Januari waktu setempat, dan bertemu dengan Komisi Ekonomi Dewan Perwakilan Rakyat dan tim khusus lintas partai “Hubungan dengan Taiwan”. Selain itu, Audrey Tang juga menghadiri forum diskusi yang bertajuk “Dialog Kebebasan, Digitalisasi dan Demokrasi”, yang digelar di Vilniaus Universitetas Lithuania, melakukan pertukaran informasi yang lebih mendalam dengan para pakar akademisi dan instansi pemerintah daerah terkait tentang perkembangan pertahanan digital.
Kementerian Urusan Digital pada hari Jumat tanggal 13 Januari menyampaikan bahwa Audrey Tang tiba di kantor keduber ROC di Lithuania dan ditemani oleh Dubes ROC Eric Huang, melakukan pertemuan dengan Komisi Ekonomi Dewan Perwakilan Rakyat dan tim khusus lintas partai “Hubungan dengan Taiwan”. Kepala Komisi Kazys Starkevičius, dan Kepala Koordinator tim khusus lintas partai “Hubungan dengan Taiwan” Matas Maldeikis, bersama dengan banyak anggota dewan perwakilan lintas partai menyambut kedatangan Audrey Tang.
Anggota DPR Lithuania juga menyampaikan kepedulian terhadap ancaman dari luar yang dihadapi oleh Taiwan, dan membahas langkah antisipasi ketahanan digital. Sementara Audrey Tang juga berbagi pengalaman akan kehidupan sosial masyarakat Taiwan dan sistem pertahanan digital yang dibangun bersama dengan banyak pihak, pendidikan dan moral media, serta kebijakan dukungan lainnya. Dialog yang digelar tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan yang sangat hangat.
Agenda Audrey Tang selanjutnya adalah menghadiri forum “Dialog Kebebasan, Digitalisasi dan Demokrasi”, yang diselenggarakan berkat kerjasama antara Kementerian Urusan Digital dan Institut Hubungan Internasional dan Politik Vilniaus Universitetas Lithuania, serta lembaga pendidikan dan pelatihan "Akademi Maju" (Go Forward Academy). Adapun tema yang diangkat adalah “Bagaimana digitalisasi bisa menghadirkan masa depan yang bebas?”
Dalam forum, Audrey Tang menegaskan bahwa pihak Taiwan juga menggunakan langkah kemajuan teknologi digital, bersama dengan mitra dunia melakukan perlindungan akan asas demokrasi dan kebulatan tekad dalam menjaga perdamaian. Di saat komunitas yang berasaskan demokrasi mendapatkan ancaman yang tak pernah padam bahkan semakin membesar dari pihak otoriter, selain harus mampu meningkatkan pengetahuan bidang digital dalam kehidupan masyarakat umum, juga harus secepatnya membangun sistem keamanan digital, melakukan langkah-langkah sosialiasi berkenaan dengan keamanan informasi seperti arsitektur zero-trust sesegera mungkin. Audrey Tang berharap Taiwan dan Lithuania, dapat terus memperdalam pertukaran bilateral dan saling membantu memperkuat ketahanan digital.
Adapun para peserta dan pembicara dalam forum antara lain Direktur Laboratorium Keamanan Vilnius Gediminas Technical University, Linas Bukauskas, Direktur Bidang Urusan Keamanan dan Privasi Vinted Company, sebuah platform perdagangan produk mode, Tomas Martinkėnas, pengacara senior bidang bisnis Julia Kalpokiene dan lainnya. Materi pembahasan meliputi membahas tantangan dan metode mengatasi masyarakat yang demokratis dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital melalui agitasi di bidang kebijakan publik, industri baru, keamanan informasi dan hukum.
Selain itu, pada tanggal 12 Januari dengan didampingi oleh Aušrinė Armonaitė, Menteri Inovasi Ekonomi Lituania, Audrey Tang mendatangi pusat pengajuan dan mengajukan e-resident card secara langsung, untuk merasakan program promosi pemerintahan digital negara tersebut.
Audrey Tang menyebutkan bahwa, sebagai otoritas yang kompeten akan UU tanda tangan elektronik, Kementerian Urusan Digital akan mempelajari dan menganalisis bagaimana pihak Taiwan dan Lithuania dapat saling mengenali sertifikat digital secara setara, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan aktivitas bisnis ke dua belah pihak.