(Taiwan, ROC) --- Ketua Komite Keamanan dan Pertahanan Nasional Lituania, Laurynas Kasčiūnas, dan Wakil Ketua Kelompok Persahabatan Nasional Taiwan, Dovilė Sakaliene, memimpin delegasi anggota lintas partai Lituania ke Taiwan. Namun, kunjungan tersebut mendatangkan keraguan di dalam tubuh pemerintahan Lituania.
Menanggapi pemberitaan di atas, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA), Joanne Ou (歐江安) hari ini (10/1) menyampaikan, kunjungan yang dilakukan anggota kongres adalah rutinitas yang normal dilakukan, dan memiliki misi untuk mempromosikan hubungan pertukaran antar kedua belah pihak. Untuk memperlihatkan rasa terima kasih dan rasa hormat, maka negara yang menjadi tuan rumah biasanya akan menanggung biaya-biaya relevan. Ini juga menjadi hal yang biasa dipraktikkan oleh banyak negara di dunia selama bertahun-tahun.
Joanne Ou menuturkan, atas undangan dari pemerintah Republik Tiongkok, maka anggota parlemen lintas partai Lituania melakukan kunjungan ke Taiwan. Yang mana hal tersebut, juga menjadi bukti akan stabil dan eratnya jalinan persahabatan antar Taiwan dengan Lituania.
Joanne Ou menekankan, Taiwan dan Lituania adalah mitra solid yang saling berbagi perihal nilai demokrasi dan kebebasan. Pada tahun 2021, Lituania juga menyetujui wacana pemerintah Taiwan untuk mendirikan kantor perwakilan di sana. Meski mendapat tekanan politik dan ekonomi dari otoritas Beijing, tetapi Lituania tetap bersikeras mempertahankan hubungan persahabatannya dengan Taiwan.