(Taiwan, ROC) – Merujuk kepada pemberitaan dari media Reuters, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada hari Sabtu tanggal 7 Januari menyampaikan bahwa dia akan mengunjungi Papua Nugini pekan depan untuk meningkatkan hubungan bilateral dan membantu "Persahabatan" di kawasan Samudra Pasifik.
Anthony Albanese mengatakan kepada wartawan di Geelong, Victoria, bahwa dia akan berpidato di depan parlemen Papua Nugini pada hari Selasa pekan depan.
Ini akan menjadi kunjungan pertama bagi perdana menteri Australia ke negara tetangga di bagian utara Australia itu sejak Mei 2019.
Anthony Albanese mengatakan perjalanannya akan mencakup diskusi tentang hubungan ekonomi dan keamanan antara kedua negara, dukungan untuk pembangunan ekonomi Papua Nugini dan "Kemajuan persahabatan bersama dalam kawasan", khususnya untuk bidang perubahan iklim.
Pengaruh Daratan Tiongkok yang meningkat di kawasan Samudra Pasifik, termasuk kesepakatan keamanan dengan Kepulauan Solomon pada April tahun lalu, telah menimbulkan kekhawatiran di antara Australia dan sekutunya. Australia telah menganggap kawasan Pasifik sebagai ruang lingkup pengaruhnya sendiri selama beberapa dekade.
Pemerintah Partai Buruh kiri-tengah Australia sedang merundingkan pakta pertahanan dengan Papua Nugini dan baru-baru ini meningkatkan diplomasi dengan negara kepulauan Pasifik tersebut, karena Australia dan Daratan Tiongkok tengah bersaing untuk mendapatkan pengaruh di wilayah tersebut.
Australia sebelumnya mengatakan pihaknya menginginkan perjanjian keamanan yang cukup berambisi dengan pihak Papua Nugini, dimana akan memungkinkan personel angkatan laut, udara, dan tentara dari kedua belah pihak untuk lebih sering berinteraksi dan dapat berdampingan dalam berperang.