(Taiwan, ROC) - Aksi protes staf darat EVA Airways di Bandara Internasional Taoyuan dengan cara bersama-sama mengambil cuti yang berawal pada tanggal 1 berlanjut hingga tanggal 2. Meskipun jumlah karyawan yang ikut telah berkurang, kekurangan tenaga kerja bandara tetap mengakibatkan penundaan sejumlah jadwal penerbangan.
Staf darat maskapai penerbangan EVA Airways yang resminya adalah karyawan Evergreen Airlines Services Corp. (EGAS) menerangkan, aksi kali ini bertujuan memprotes bonus akhir tahun yang jauh lebih sedikit dibandingkan karyawan lain dari ibu perusahaan yang sama, yakni Grup Evergreen.
Dijelaskan, karyawan Evergreen-Marine berhak menerima bonus akhir tahun maksimal hingga 52 bulan, EVA Air juga menerima bonus tiga bulan, dan Evergreen Logistics Corp. (ELC) menerima bonus 3,5 bulan, namun EGAS hanya satu bulan.
Terimbas pengambil cuti massal ini, hingga tanggal 1 malam, total 79 penerbangan dan lebih dari 3.000 penumpang telah terpengaruh, waktu keberangkatan dan ketibaan pesawat penumpang rata-rata tertunda sekitar 2 jam.
Berlanjut hingga tanggal 2, jumlah karyawan yang cuti telah berkurang, tapi kekurangan tenaga kerja bandara tetap mengakibatkan tertundanya sejumlah penerbangan sebanyak 30 menit hingga 1 jam, bahkan karyawan tingkat tinggi pun terpaksa turun ke lapangan untuk mendukung.
Menteri Transportasi dan Komunikasi Wang Kwo-tsai (王國材) diketahui telah meneleponi Chairman EVA Airways Steve Lin (林寶水), meminta secepatnya diatasinya kebuntuan dan dilindunginya hak serta kepentingan penumpang.
Sementara itu, Wali Kota Taoyuan Chang San-cheng (張善政) mengatakan, Departemen Tenaga Kerja Taoyuan telah mengutus pejabat untuk menyelami situasi, pemkot akan turun tangan untuk berkoordinasi bila diperlukan.