(Taiwan, ROC) -- CTCI Foundation yang didirikan sejak tahun 1959 adalah pelopor teknologi baru yang berkomitmen untuk mengembangkan talenta teknologi bagi Taiwan agar dapat mendorong perkembangan ekonomi Taiwan serta membantu industri manufaktur Taiwan dalam meningkatkan produktivitas mereka.
Sejak pendiriannya, CTCI Foundation telah memainkan peran paling penting dalam berbagai proyek pembangunan ekonomi nasional dan telah mendirikan sejumlah pusat penelitian, seperti Pusat Penelitian Katalis, Pusat Pengembangan Teknologi Eko, Energi, dan Teknologi Lingkungan, guna membantu Pemerintah Taiwan dalam merumuskan berbagai kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan dan energi. Selain itu, CTCI Foundation telah mensponsori sejumlah seminar, menyediakan beasiswa, dan program akademik untuk memberikan penghargaan kepada para profesional berbakat sehingga meningkatkan penelitian dan pengembangan teknologi di Taiwan.
Dalam program bea siswa CTCI Foundation, sejak diluncurkannya program bea siswa pada tahun 1963 hingga sekarang sudah memberikan beasiswa kepada lebih dari 4 ribu pelajar berbakat, bahkan nama-nama ilmuwan ternama Taiwan juga banyak yang sempat medapatkan beasiswa CTCI Foundation seperti Lee Yuan-tseh Lee kimiawan Taiwan-Amerika, Paul Chu Ching-wu fisikawan Cina-Amerika, Li Kwoh-ting seorang ekonom dan politikus Taiwan yang dikenal sebagai “Bapak Keajaiban Ekonomi Taiwan”, politikus Taiwan Sun Yun-suan, almarhum Presiden Lee Teng-hui dan lainnya
CTCI Foundation yang juga menyediakan beasiswa bagi pelajar asing, dan pada tahun 2022 ini lebih dari 100 mahasiswa dari 11 negara yang mencoba untuk meraih bea siswa belaga, dan 8 dari 33 bea siswa yang disediakan adalah pelajar berprestasi dari Indonesia.
“Ada kebanggaan tersendiri bagi saya, karena termasuk di dalam peraih research scholarship award dari CTCI. Terlebih karena tahun ini pesaingnya cukup banyak, dari 57 mahasiswa yang berkasnya berhasil lolos ke seleksi nasional, hanya 22 yang berhasil mendapatkan award. Semoga ke depan lebih banyak lagi mahasiswa Indonesia yang mendapatkan award, baik research scholarship maupun financial aid.” Tutur Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha, salah seorang pelajar Indonesia yang meraih penghargaan CITC Foundation.