(Taiwan, ROC) Bupati Kinmen Chen Fu-hai menghadiri “sidang pertama tim kerja menanggapi warga Kinmen Mazu yang mudik selama perayaan tahun baru imlek”, semula hanya mengizinkan warga Kinmen, Mazu dan pasangan asing asal RRT, pada tahap awal telah berhasil mengupayakan pelajar RRT dan putra-putri non Kinmen, Mazu yang belum dewasa juga diizinkan. Pemerintah Kabupaten Kinmen kemarin malam (28/12) mengeluarkan pers rilis bahwa, sidang MAC kali ini menanggapi Mini Three Links yang dipimpin oleh Wakil Menteri MAC Chiu Chui-cheng, juga dihadiri oleh instansi lainnya diantaranya Dewan Keamanan Nasional, Bea Cukai, Direktorat Jenderal Pelabuhan dan Kemaritiman dan Direktorat Jenderal Keimigrasian.
Dalam sidang, Bupati Chen Fu-hai mengupayakan agar tindakan penanganan yang lebih fleksibel, berkaitan dengan program Mini Three Links yang mengizinkan keluar-masuk, setelah melalui pembahasan, semula mengizinkan program ini berlaku bagi warga Kinmen, Mazu dan pasangan asing asal RRT yang bertujuan agar mereka dapat berkumpul selama perayaan tahun baru imlek dan memprioritaskan rasa kemanusiaan, selain itu Kantor Urusan Daratan Tiongkok (MAC) pada tahap awal juga menyetujui pelajar asal RRT dan putra-putri non penduduk Kinmen, Mazu yang belum dewasa, untuk detailnya masih menunggu putusan Yuan Eksekutif.
Pemkab mengatakan, berdasarkan laporan Yuan Eksekutif mengenai “program khusus warga Kinmen, Mazu yang mudik selama perayaan tahun baru imlek” pada tanggal 22 Desember lalu, mulai 7 Januari – 6 Februari 2023, setiap hari dibatasi 1 pesawat, untuk registrasi diawasi oleh pemerintah setempat dan dilaporkan kepada Ditjen Pelabuhan dan Kemaritiman Kementerian Perhubungan. Pemkab pada tanggal 25 Desember segera membentuk “kantor khusus pemulihan Mini Three Links”, untuk melakukan survei kesediaan warga melakukan registrasi selaku penumpang dalam program Mini Three Links.
Berdasarkan pendataan hingga 28 Desember, jumlah yang meregistrasi mencapai 2.097 orang, yang terbagi atas Kinmen 1.611 orang (76.8%), pasangan asing RRT 425 orang (20.3%), pelajar 36 orang, dan lain-lain 25 orang (1.2%), diprediksikan jumlah penumpang akan bertambah dengan pesat.
Pemkab mengemukakan, data kesediaan yang terkumpul akan segera disampaikan untuk ditinjau, diharapkan dapat segera terealisasikan, membantu penumpang yang memenuhi persyaratan untuk melakukan registrasi, dilanjutkan dengan registrasi boarding kapal. Pemkab menunggu hasil jadwal kapal dan persyaratan penumpang diloloskan baru mengeluarkan pengumuman.
Dalam sidang tersebut MAC membeberkan, guna melindungi kesehatan warga Taiwan maka Yuan Eksekutif mengumumkan mulai 1 Januari 2023, semua penumpang yang datang dari RRT wajib menjalani pemeriksaan PCR saliva, mengenai program Mini Three Links, dilakukan penyesuaian tindakan pencegahan pandemi yang ditilik dari rasa kemanusiaan dan toleransi.
Bupati Kinmen Chen Fu-hai mengatakan, pemkab bersikap saling membantu dan menghargai serta aktif melakukan negosiasi dengan pihak RRT, meminta agar RRT dapat memberikan hasil pemeriksaan kesehatan saat naik kapal. Chen menambahkan, pemkab akan mengupayakan agar program khusus ini dapat berjalan optimal, membantu kerabat dan imigran Kinmen yang hampir 3 tahun tidak kembali ke Kinmen, berharap pemerintah pusat turut menaruh kepercayaan kepada pemkab Kinmen serta menerapkan langkah kebijakan yang lebih fleksibel.
Chen mengemukakan, direncanakan 7 Januari penerbangan awal untuk pesawat Kinmen-Hsiamen, juga akan memberikan bantuan bagi yang mengalami permasalahan saat di imigrasi, berharap agar penerbangan pertama ini dapat berjalan dengan lancar.