(Taiwan, ROC) – Angkatan Udara Bela Diri Jepang pada 22 Desember kemarin mengemukakan, pesawat tempur F-15 milik Pangkalan Udara Komatsu Angkatan Udara Bela Diri Jepang dan pesawat pengebom Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) ada menggelar latihan bersama di atas laut Jepang pada tanggal 20 Desember yang lalu. Media Jepang menunjukkan, secara umum diyakini jika faktor utama latihan tersebut diselenggarakan adalah untuk menahan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Rusia.
Menurut pemberitaan media Hokkoku Jepang, Angkatan Udara Bela Diri Jepang menyampaikan, sebanyak 4 pesawat tempur F-15 milik Pangkalan Udara Komatsu Angkatan Udara Bela Diri (terletak di Prefektur Ishikawa) dan 4 pesawat tempur F-2 milik Pangkalan Udara Tsuiki di Prefektur Fukuoka dikerahkan dalam latihan militer gabungan Jepang-AS kali ini. Sedangkan pihak AS mengutus 2 pesawat pengebom strategis B-52 dan 1 pesawat angkut C-17.
Kementerian Pertahanan Jepang menunjukkan, pada tanggal 14 Desember yang lalu sebanyak 2 pesawat pengebom dan 2 pesawat tempur Rusia terbang di wilayah udara Jepang menuju perairan luar Semenanjung Noto. Pesawat tempur Angkatan Udara Bela Diri Jepang pun dikerahkan guna menanggapi hal tersebut.
Bulan lalu, pesawat pengebom Rusia dan RRT melaksanakan penerbangan jarak jauh bersama di Laut Jepang, Laut Tiongkok Timur, dan Samudra Pasifik. Kementerian Pertahanan Jepang pun memperkuat kewaspadaannya terhadap pergerakan dari pihak RRT dan Rusia.