History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen Menyambut Kedatangan Komite INTA dari Uni Eropa

  • 20 December, 2022
  • 尤繼富
Presiden Tsai Ing-wen Menyambut Kedatangan Komite INTA dari Uni Eropa
Presiden Tsai Ing-wen Menyambut Kedatangan Komite INTA dari Uni Eropa

(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) hari ini (20/12) menerima kedatangan dari delegasi Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa (INTA). Dalam pertemuan hari ini, Kepala Negara menyampaikan harapannya agar Taiwan dengan Uni Eropa segera menuntaskan proses penandatanganan Perjanjian Investasi Bilateral (BIA). Dengan demikian, pengusaha dari kedua negara dapat mempercepat proyek penanaman dan perluasan investasi.

Bertindak sebagai Wakil Ketua INTA, Anna-Michelle Asimakopoulou menyampaikan, hubungan perdagangan Taiwan dengan Uni Eropa memiliki pengaruh signifikan di sektor geopolitik. Parlemen Eropa di lain pihak juga meminta kepada Komisi Eropa untuk melaksanakan langkah-langkah yang relevan untuk mewujudkan penandatanganan BIA kedua belah pihak.

Delegasi INTA yang dipimpin oleh Anna-Michelle Asimakopoulou berkunjung ke Taiwan semenjak tanggal 18 Desember hingga 21 Desember 2022 esok hari.

Presiden Tsai menerima kedatangan delegasi di Istana Kepresidenan pada Selasa pagi hari ini (20/12). Dalam pidatonya, Beliau menyampaikan, ini adalah delegasi pertama yang dikirimkan oleh pihak INTA. Hal ini juga mencerminkan bahwa jalinan persahabatan antar kedua belah pihak semakin erat, terutama untuk sektor ekonomi dan perdagangan.

Kepala Negara menuturkan, Parlemen Uni Eropa dan anggota komitenya telah merilis 10 resolusi yang mendukung jalinan persahabatan dengan Taiwan pada sepanjang tahun ini. Beliau juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih, mewakili 23 juta warga Taiwan.

Presiden Tsai menekankan, Taiwan memiliki kemauan dan kemampuan mumpuni untuk memperkuat kerja sama dengan mitra internasional. Oleh sebab itu, Beliau mengusulkan untuk mempercepat perencanaan penguatan hubungan bilateral dengan Uni Eropa pada awal tahun ini.

Kepala Negara berharap agar kedua belah pihak dapat memperdalam jalinan pertukaran, dan mempercepat penandatanganan Perjanjian Investasi Bilateral Taiwan – UE (BIA).

Presiden Tsai mengatakan, “Taiwan dan Uni Eropa adalah mitra ekonomi dan perdagangan penting, tentunya dapat saling mengandalkan. Volume perdagangan kami pada tahun lalu tumbuh sebanyak 32%, meski situasi dunia tengah berada dalam titik yang lesu. Pada masa mendatang, kami berharap kedua belah pihak dapat terus bekerja sama untuk memperkuat jalinan pertukaran di sektor ekonomi dan perdagangan, serta menjaga keamanan rantai pasokan. Saya juga berharap agar penandatanganan perjanjian BIA dapat segera terlaksana, sehingga pengusaha dari kedua negara dapat semakin memperluas investasi mereka.”

Dalam pidatonya, Anna-Michelle Asimakopoulou menyampaikan, ada tujuh anggota parlemen yang berasal dari partai berbeda-beda yang menegaskan bahwa UE sangat mementingkan jalinan pertukaran dengan Taiwan.

Ia juga menambahkan, UE akan selalu mematuhi Kebijakan Satu Tiongkok, serta percaya bahwa status-quo antar selat tidak bisa diubah secara sepihak. Ia juga menentang seluruh aksi kekerasan yang mengancam keberlangsungan dari status-quo, terutama dengan menggunakan kekuatan ekonomi secara sepihak.

Anna-Michelle Asimakopoulou kembali menegaskan, parlemen Uni Eropa telah merilis resolusi yang mendukung penuh hak warga Taiwan dan mendorong agar Taiwan diterima dalam seluruh tubuh organisasi dunia.

Ia menambahkan, UE di lain pihak juga paham betul akan dampak geopolitik dari jalinan pertukaran dengan Taiwan. Namun, hubungan kerja sama ini tentu memiliki nilai yang strategis, mengingat Taiwan adalah pemimpin di bidang semikonduktor dunia.

Dengan demikian, dirinya berharap agar UE dan Taiwan dapat menjalin hubungan kerja sama lebih erat, guna menjaga kestabilan rantai pasokan internasional.

Komentar

Terbarumore