History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Chen Chu Bertemu Pejabat dan Parlemen Jerman, Bahas Isu Hukuman Mati dan Hak Pekerja Migran

  • 16 December, 2022
  • 陳柏萇
Chen Chu Bertemu Pejabat dan Parlemen Jerman, Bahas Isu Hukuman Mati dan Hak Pekerja Migran
Chen Chu Bertemu Pejabat dan Parlemen Jerman, Bahas Isu Hukuman Mati dan Hak Pekerja Migran

(Taiwan, ROC) Ketua Komnas HAM Chen Chu (陳菊) bertemu dengan pejabat pemerintahan Jerman di Berlin, serta menghadiri seminar dialog yang khusus dirancang untuknya, pihak Jerman secara khusus mengusung isu penghapusan eksekusi hukuman mati dan hak kepentingan pekerja migran di Taiwan.

Rombongan Chen Chu ke Berlin, dua hari yang lalu (14/12) bertemu dengan Komisaris HAM Jerman, Luise Amtsberg, dan kedua belah pihak dapat berdialog dengan baik.

Ini merupakan pertama kalinya pejabat HAM Jerman bertemu dengan Ketua Komnas HAM Taiwan.

Usai pertemuan Luise Amtsberg menyampaikan, wanita Taiwan yang berpartisipasi dalam Yuan Legislatif mencapai 42%, mengesahkan UU pernikahan sesama jenis, perkembangan demokrasi selama belasan tahun berjalan, semua ini sangat mengesankan.

Ia menambahkan, Kemenlu Jerman merencanakan akan membangun platform supaya organisasi swasta Taiwan dan Jerman dapat melakukan pembahasan terkait penghapusan eksekusi hukuman mati, membenahi hak kepentingan pekerja migran asing di Taiwan.

Ketua Komnas HAM Chen Chu didampingi oleh Kepala Kantor Perwakilan ROC di Jerman, Hsieh Chih-wei(謝志偉) menghadiri pertemuan kongres Jerman, serta seminar dialog yang digelar Komnas HAM secara khusus untuk Chen Chu.

Berkaitan dengan isu pokok penghapusan eksekusi hukuman mati dan hak kepentingan pekerja migran yang disorot oleh pihak Jerman, Chen Chu menanggapi bahwa, usulan dari Komnas HAM menghapus hukuman mati, akan tetapi ada 80% warga Taiwan tidak setuju, maka melakukan komunikasi dengan warga masyarakat terlebih dahulu, misalkan bekerja sama dengan organisasi yang menyetujui hukuman mati untuk memproduksi video dan ditayangkan di sekolah, berharap agar dapat memengaruhi generasi muda.

Terbentuknya Komnas HAM telah 2 tahun berjalan, baru-baru ini Komnas HAM dibawah pimpinan Chen Chu melakukan kunjungan ke Prancis dan Jerman, pada tanggal 12 Desember 2022 menghadiri seminar dialog yang digelar oleh Asosiasi Masyarakat Jerman Taiwan (Deutsch-Taiwanische Gesellschaft), kemudian pada tanggal 14 Desember 2022 melakukan dialog bersama perantauan Tionghoa di Berlin, pada hari ini beliau dan rombongan berkunjung ke detention center, bekas penampungan tahanan politik badan intelijen Jerman Timur, Stasi.

Setelah insiden Formosa, diputuskan Chen Chu wajib menjalani hukuman 12 tahun penjara, Chen chu dalam pidatonya di Berlin juga secara khusus berterima kasih atas bantuan anggota kelompok kerja 1224 Jerman dari Amnesty International, pada masa tersebut mereka terus menerus menyurati gereja Katolik, parlemen dari berbagai negara dan pihak pemerintahan Taiwan untuk memberikan tekanan pada parpol berkuasa KMT, pada akhirnya tahanan berjalan 6 tahun lebih dan dibebaskan.

Pada masa tersebut yang bertugas menyelidiki kasus tahanan politik Taiwan adalah Renate Muller-Wollermann, dan Monika Reinhardt yang mengadopsi Chen Chu ikut menghadiri seminar dialog yang digelar pada 12 Desember 2022.

Renate Muller-Wollermann mengatakan, Amnesty International pada tahun 1970 baru mulai memperhatikan Taiwan, bersama aktivitis AS, Jepang melawan pemerintah Taiwan, akan tetapi pada masa tersebut komunitas Jerman Barat belum seberapa tahu tentang Taiwan, propaganda menggunakan asparagus Taiwan sehingga baru menarik perhatian.

Komentar

Terbarumore