History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

“Indeks Pengaruh RRT”, Taiwan Menempati Peringkat Pertama dalam Tingkat Pengaruh di Bidang Media

  • 09 December, 2022
  • 陳柏萇
“Indeks Pengaruh RRT”, Taiwan Menempati Peringkat Pertama dalam Tingkat Pengaruh di Bidang Media
“Indeks Pengaruh RRT”, Taiwan Menempati Peringkat Pertama dalam Tingkat Pengaruh di Bidang Media

 (Taiwan, ROC) – “Laboratorium Demokrasi Taiwan”, sebuah organisasi sipil yang peduli dengan isu-isu seperti perang informasi dan ketahanan demokrasi, merilis “Indeks Pengaruh RRT” yang mencakup 82 negara dan wilayah pada tanggal 8 Desember kemarin. Dari skor secara keseluruhan Pakistan menempati urutan pertama, sementara Taiwan menempati urutan pertama dalam hal pengaruh Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di bidang media dan sosial.

Laboratorium Demokrasi Taiwan meluncurkan proyek “China In The World / CITW” pada tahun 2019, menghubungkan ratusan peneliti dan pemangku kepentingan di berbagai bidang guna mengeksplorasi pengaruh RRT di berbagai negara dan wilayah serta aktivitas perang informasi, dan merilis “Indeks Pengaruh RRT / China Index” dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu di komunitas internasional dan memberikan referensi dalam pengambilan keputusan dan tindakan.

Indeks baru tersebut diluncurkan pada konferensi internasional di Berlin yang diselenggarakan bersama dengan German Marshall Fund (GMF) pada tanggal 8 Desember kemarin. Indeks tersebut secara komprehensif mempertimbangkan pengaruh Negeri Tirai Bambu di 9 bidang termasuk akademisi, politik dalam negeri, ekonomi, kebijakan luar negeri, penegakan hukum, media, militer, masyarakat, sains dan teknologi, dan bidang-bidang lainnya, dengan total sebanyak 99 indikator.

Dalam peringkat keseluruhan yang mencakup 82 negara dan wilayah, 30 teratas dalam “Indeks Pengaruh RRT” adalah Pakistan, Kamboja, Singapura, Thailand, Peru dan Afrika Selatan di urutan ke-5, diikuti oleh Filipina, Kyrgyzstan, Tajikistan, Malaysia, Taiwan , Australia, Korea Selatan, Nigeria, Kazakhstan, Indonesia, Mesir, Tanzania, Jerman, Ghana, Amerika Serikat, Kenya, Panama, Uzbekistan, Venezuela, Selandia Baru, Inggris, Meksiko, Georgia, dan Republik Chili.

Taiwan menempati peringkat ke-11 di dunia secara keseluruhan, tetapi menempati peringkat pertama dalam “Indeks Pengaruh RRT” di dua bidang utama, yakni bidang media dan masyarakat, melampaui 81 negara dan wilayah lainnya.

Dalam segi wilayah, Asia Tenggara memiliki “Indeks Pengaruh RRT” tertinggi, diikuti oleh Asia Tengah. Namun, dalam klasifikasi regional “Asia Timur dan Asia Tenggara” yang mencakup Taiwan di dalamnya, “Indeks Pengaruh RRT” Korea Selatan, Indonesia, Vietnam, dan Jepang lebih rendah daripada Taiwan.

Dan yang patut diperhatikan adalah, urutan peringkat “Indeks Pengaruh RRT” di kawasan Eropa yang diurutkan dari yang paling tinggi ke rendah adalah Jerman, Inggris, Georgia, Italia, Serbia, Bulgaria, Spanyol, Prancis, Ukraina, Armenia, Hongaria, Rumania, Slowakia, Belarusia, Austria, Moldova, Polandia , Estonia, Belanda, Azerbaijan, Republik Ceko, Yunani, Bosnia dan Herzegovina, Lituania, Finlandia, Swedia, Belgia, Montenegro, Latvia, Albania, Makedonia Utara. Peringkat ini mungkin agak berbeda dengan gambaran yang ditampilkan oleh media.

Hasil penelitian “Indeks Pengaruh RRT” Laboratorium Demokrasi Taiwan menunjukkan, pengoperasian berbagai jaringan hubungan Negeri Panda jauh lebih efektif daripada tekanan dan paksaan dalam mempromosikan kebijakan “Persahabatan dengan RRT” pada negara dan wilayah sasaran.

Selain itu, proporsi impor yang berasal dari RRT dalam total impor negara dan wilayah tertentu sangat berkorelasi positif dengan “Indeks Pengaruh RRT” secara keseluruhan. Jumlah mahasiswa Negeri Panda yang belajar di luar negeri memiliki korelasi positif yang signifikan dengan “Indeks Pengaruh RRT” di bidang akademik.

Dan satu hal yang perlu diperhatikan adalah ketika produk domestik bruto (PDB) dan PDB per kapita suatu negara dan wilayah tertentu lebih tinggi, serta tingkat korupsi lebih rendah, maka Negeri Panda semakin cenderung memberikan pengaruh melalui tekanan. Artinya, ketika efisiensi jaringan keuntungan korupsi rendah, RRT cenderung beralih ke pemaksaan dan metode tekanan tinggi lainnya.

Komentar

Terbarumore