History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perusahaan-Perusahaan Jepang Bergabung Gapai Semikonduktor Canggih, Ahli: Taiwan adalah Mitra Terbaik

  • 11 November, 2022
  • 陳柏萇
Perusahaan-Perusahaan Jepang Bergabung Gapai Semikonduktor Canggih, Ahli: Taiwan adalah Mitra Terbaik
Perusahaan-Perusahaan Jepang Bergabung Gapai Semikonduktor Canggih, Ahli: Taiwan adalah Mitra Terbaik

 (Taiwan, ROC) – Menurut pemberitaan media Jepang, beberapa perusahaan Jepang bersama-sama mendirikan perusahaan baru dan menetapkan target untuk memproduksi semikonduktor canggih di bawah 2 nanometer pada tahun 2027 mendatang. Seorang ahli pada hari ini (11/11) menunjukkan, pihak Jepang bermaksud untuk mengembangkan dan merancang pusat data generasi berikutnya, serta chip komputasi efisiensi tinggi untuk kendaraan secara mandiri dengan pesaing utama mereka adalah Eropa dan Amerika Serikat (AS), bukan Taiwan. Lagipula karena permintaan chip aliansi Jepang belum mencapai tingkat skala ekonomi tertentu, diperkirakan jalur produksi massal tidak akan ditempatkan secara lokal, melainkan akan mencari kerja sama dengan produsen pengecoran wafer profesional dan berdasarkan pertimbangan strategis, Taiwan akan menjadi mitra terbaik Jepang.

Menurut laporan media Jepang, Jepang secara aktif mengembangkan kemandirian semikonduktor canggih. 8 perusahaan penting Jepang, termasuk Toyota Motor Corporation, Sony Group Corporation, Nippon Telegraph and Telephone Corporation (NTT), NEC Corporation, SoftBank Group Corporation, Kioxia Corporation, MUFG Bank, dan DENSO Corporation, bersama-sama mendanai pendirian perusahaan untuk penelitian dan pengembangan teknologi, serta menetapkan target untuk memproduksi semikonduktor canggih di bawah 2 nanometer pada tahun 2027 mendatang.

Yang Rui-lin (楊瑞臨) selaku Direktur Riset Pusat Pengetahuan & Ekonomi Industri, ITRI pada 11 November menganalisis, sejalan dengan strategi sains dan teknologi Jepang tahun 2030, Jepang berharap dapat mengembangkan dan merancang pusat data generasi berikutnya, serta chip komputasi efisiensi tinggi untuk kendaraan secara mandiri dengan pesaing utama mereka adalah Eropa serta AS, dan bukan Taiwan, lagipula lini produksi massal seharusnya tidak ditempatkan di Jepang.

Yang Rui-lin (楊瑞臨) menunjukkan, setelah Jepang mengembangkan dan merancang chip secara mandiri, kemungkinan besar pihaknya akan mencari kerja sama dengan produsen penting pengecoran wafer, dan seharusnya Intel AS, Samsung dari Korea Selatan, Taiwan dan yang lainnya tertarik untuk mendapatkan kerja sama tersebut. Namun, Intel telah terlibat di pasar AS dan Eropa untuk waktu yang lama, sedangkan Samsung dari Korsel, selain memiliki lini produksi sendiri yang lengkap, pihaknya juga memiliki tata letak yang dalam di Daratan Tiongkok, dan tidak dapat dibedakan dari Daratan Tiongkok itu sendiri, beberapa pelanggan penting dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) juga termasuk pusat data, layanan komputasi awan, 5G, dan bidang lainnya. Dirinya memercayai jika pihak Jepang yang tengah mempertimbangkan risiko keamanan strategis tidak akan bekerja sama dengan dua pelaku usaha besar ini, dan Taiwan yang berfokus pada layanan OEM profesional, secara tidak langsung merupakan mitra yang terbaik.

Komentar

Terbarumore