(Taiwan, ROC) Pandemi COVID-19 semakin mereda, Taiwan pun telah membuka pintu perbatasan, akan tetapi ada pegawai negeri dari Kementerian Pendidikan yang merespons, hingga saat ini masih ada larangan ke luar negeri yang lebih ketat dibandingkan dengan perawatan medis. Menteri Pendidikan Pan Wen-chung hari Kamis ini (3/11) mengatakan, harus melakukan pembahasan setelah dipastikan oleh Pusat Komando Epidemi Sentral, baru akan dikembalikan ke prosedur permohonan semula.
Komite kebudayaan dan pendidikan Yuan Legislatif pada hari Kamis ini (3/11) meninjau anggaran Kementerian Pendidikan, Menteri Pendidikan Pan Wen-chung sebelum menghadiri sidang menerima wawancara dari media dan pada saat ditanyai ketentuan “keluar negeri non dinas” untuk para pegawai negeri akan ditangani oleh masing-masing unit instansi, akan tetapi Kemendik masih meminta bagi pegawai negeri yang keluar negeri dengan alasan program khusus, keluar negeri non dinas wajib memiliki alasan yang tepat.
Mendik Pan Wen-chung mengatakan, pada masa itu mempertimbangkan pandemi COVID-19, ada banyak kawasan internasional yang sangat rentan, maka dengan pembatasan “keluar negeri non-dinas”, untuk menjamin keamanan dan kesehatan rekan kerja.
Mendik Pan Wen-chung mengatakan, saat ini yang pasti dilakukan adalah membahas kembali, akan mengundang bagian personalia dan Pusat Komando Epidemi Sentral melakukan diskusi, setelah itu baru memulihkan kembali metode permohonan semula.