History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Melalui Pasang Surut Tiga Dekade, Jembatan Kinmen Akhirnya Dibuka untuk Lalu Lintas

  • 31 October, 2022
  • 陳志勇
Melalui Pasang Surut Tiga Dekade, Jembatan Kinmen Akhirnya Dibuka untuk Lalu Lintas
Melalui Pasang Surut Tiga Dekade, Jembatan Kinmen Akhirnya Dibuka untuk Lalu Lintas

(Taiwan, ROC) - Jembatan Kinmen akhirnya dibuka untuk lalu lintas pada hari Minggu setelah melewati waktu konstruksi hampir 30 tahun yang dipenuhi dengan kontroversi, penundaan, masalah kontraktor dan tantangan teknis.

Tidak lama usai pembukaan pada pukul 15:00 sore, antrean panjang mobil dan bus wisata sempat terjadi pada jalur barat jembatan yang menggabungkan Pulau Kinmen dan tetangganya yang lebih kecil yakni Pulau Lieyu.

Transportasi satu-satunya di masa lampau antara kedua pulau utama Kinmen tersebut adalah melalui kapal feri, kini dengan dibukanya Jembatan Kinmen, kehidupan warga Lieyu diperkirakan akan sepenuhnya berubah.

Bupati Kinmen Yang Chen-wu (楊鎮浯) mengatakan, terjalinnya transportasi melalui Jembatan Kinmen akan mengurangi risiko medis darurat, dan akses masyarakat Lieyu untuk kebutuhan sehari-hari akan terjamin.

“Jembatan ini telah membawa harapan masa lalu, mencapai impian masa kini, dan akan memajukan kemakmuran masa depan,” katanya.

Panjang total Jembatan Kinmen adalah 5,4 kilometer, di antaranya 4,8 kilometer berada di atas air. Dengan pembukaannya, ia segera menjadi jembatan laut terpanjang di Taiwan, menggantikan Jembatan Trans-Samudra Penghu sepanjang 2,5 km yang menghubungkan pulau Baisha dan Xiyu di Kepulauan Penghu.

Rintangan terakhir pembukaan jembatan diselesaikan pada hari Jumat setelah perbaikan menit terakhir dilakukan pada infrastruktur terkait lalu lintas oleh kontraktor dan kemudian dikonfirmasi oleh Biro Jalan Tol.

Warga Kinmen sudah menunggu lama untuk pembukaan Jembatan Kinmen yang pertama diusulkan pada tahun 1993 sebagai solusi untuk meningkatkan transportasi antara kedua pulau. Proyek ini awalnya meraih perhatian tinggi, namun dengan cepat dianggap tidak lebih dari alat politik, atau hanya janji yang politisi berikan pada waktu pemilu daripada visi yang layak.

Setelah melalui banyak pasang surut, Pemerintah Kabupaten Kinmen akhirnya memutuskan pada tahun 2009 untuk melanjutkan rencana pembangunan jembatan, yang tujuan utamanya saat itu telah bergeser dari meningkatkan transportasi ke meningkatkan pariwisata.

Rencana segera dikirim ke Kabinet untuk ditinjau. Setahun kemudian, Yuan Eksekutif memberikan persetujuan dan membuka proyek untuk penawaran. Upacara peletakan batu pertama kemudian digelar pada Januari 2011, namun serangkaian kendala yang terjadi dalam masalah kontraktor dan tantangan teknis yang dihadapi mengakibatkan terus ditundanya konstruksi. Akhirnya, dengan 49% biaya ditanggung oleh pemerintah pusat, proyek konstruksi Jembatan Kinmen diselesaikan dengan dana total NT$9,66 miliar.

Pada hari pembukaan, mereka yang tinggal di Kinmen tampaknya tidak terlalu peduli dengan bagaimana jembatan itu didanai atau kesulitan dalam menyelesaikannya. Ketika mobil pertama melaju di jembatan, perasaan mereka diringkas dengan rasa lega yang sederhana: "Akhirnya dibuka!"

Komentar

Terbarumore