(Taiwan, ROC) -- Taipei Fashion Week SS23 yang berlangsung tanggal 13 – 28 Oktober 2022 yang akan menghadirkan 18 peragaan busana besar. Salah satu peragaan busana yang berlangsung tanggal 14 malam adalah peragaan busana dengan tema “Bertemu: Mode Lintas Batas Harta Karun Nasional Suku Penduduk Adat” yang mengundang dan menghadirkan karya dari 5 perancang busana suku adat ternama. Tidak saja memamerkan karya busana, selain itu juga mengundang penyanyi Suku Adat A Bao sebagai pengarah lagu, memadukan lagu modern dengan lagu saat menenun kain, sehingga musik lagu saat peragaan busana berlangsung juga menjadi sorotan gemilang.
A Bao (nama Suku Adat: Aljenljeng Tjaluvie) yang adalah Suku Penduduk Adat Paiwan. Saat menerima tugas sebagai pengarah lagu, ia melalui Kementerian Kebudayaan menyampaikan, pada masa lalu Suku Penduduk Adat akan menyanyikan lagu menenun kain saat mereka menenun, lagu-lagu ini memiliki ritme untuk menenun kain, “Ketika Anda bisa menyanyikan lagu ini, maka Anda bisa menenun kain.” Dengan mengumpulkan suara-suara para sesepuh, iapun menciptakan lagu tenun modern.
Kementerian Kebudayaan sejak tahun 2009 mendaftarkan para guru sesepuh tingkat harta karun nasional, pertunjukan seni tradisional penting, kerajinan tradisional dan lainnya dari berbagai bidang kesenian ke dalam “Undang-undang Pelestarian Aset Budaya” dan mendapatkan predikat “Harta Karun Nasional.” Menteri Kebudayaan Lee Yung-te menyampaikan, Point penting dalam Fashion Week Taipei SS23 kali ini yaitu kerja sama sesepuh harta karun nasional Suku Penduduk Adat, tenun tradisional Suku Penduduk Adat dan berbagai teknik desainer muda ternama, menghadirkan estetika baru, memamerkan multi kultural dan kekentalan sejarah Taiwan, yang mana ini dapat memperlihatkan unsur budaya penting Taiwan pada dunia.