(Taiwan, ROC) --- Saat membahas perihal krisis Ukraina – Rusia serta dampaknya terhadap taiwan, Menteri Pengembangan Digital (MODA) – Audrey Tang menyampaikan bahwa ketahanan jaringan komunikasi sangat penting.
Saat berdiskusi dengan Asosiasi Industri Komunikasi, para operator juga menawarkan program pelatihan, dengan harapan untuk memastikan kapasitas dari ruang penyimpanan data di stasiun pemancar utama (base station) tidak padam karena mendapat serangan.
MODA di lain pihak juga akan memberikan bantuan mereka untuk berdiskusi dengan TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company)
Pada tanggal 21 September 2022, Menteri Audrey Tang menerima wawancara dengan media Mirror News. Pembawa acara mempertanyakan, menilik krisis yang terjadi antar Ukraina dengan Rusia, apa yang akan dilakukan oleh Taiwan dalam bidang keamanan informasi telekomunikasi? Hal-hal apa saja yang perlu diperkuat?
Menteri Audrey Tang menjawab, perhatian dunia kini tertuju pada kondisi yang terjadi di Ukraina, karena warga setempat dihadapkan dengan penyebaran informasi palsu dan desas-desus yang menyesatkan. Jika tidak memiliki kemampuan transmisi yang tinggi, maka banyak fakta dapat diputarbalikkan.
Menggunakan cara “siaran langsung” untuk memberitahukan dunia perihal kondisi yang kini terjadi, adalah langkah terbaik. Dengan demikian, mitra-mitra demokrasi di belahan dunia lainnya dapat mengetahui kondisi terakhir mereka dan sistem komando negara tidak akan terpecah belah.
Oleh karena itu, mekanisme sistem komunikasi Non-geostationary satellite orbit, NGSO menjadi sangat penting,
Menteri Audrey Tang menuturkan, setelah perang pecah, pihak Ukraina telah memutuskan untuk membuka jaringan roaming mereka dalam skala penuh. Ketika stasiun pemancar telekomunikasi diserang dan jaringan terpaksa putus, maka warga setempat dapat menggunakan jaringan operator lainnya.
Sebenarnya hal demikian sudah masuk dalam pembahasan Komisi Komunikasi Nasional (NCC) bersama dengan berbagai operator telekomunikasi dalam negeri, bahkan sebelum MODA dibentuk.
Mengingat tingginya tingkat ancaman informasi palsu dan serangan keamanan jaringan komunikasi, maka Menteri Audrey Tang percaya bahwa Taiwan memiliki tugas penting yang harus dilaksanakan dalam kurun 2 tahun mendatang.
Pertama, Taiwan perlu menggelar kerja sama yang lebih banyak lagi dengan perusahaan komunikasi asing, bahkan dengan pengusaha Low Earth Orbit dan Medium Earth Orbit. Kedua, Taiwan harus mengembangkan kemampuan untuk memahami metode komunikasi yang akan muncul, serta potensi untuk menangani serangan sistem informasi.
Menteri Audrey Tang melanjutkan, MODA telah menambahkan “Proyek Memperkuat Ketahanan Digital Jaringan Komunikasi Periode Darurat/Perang” dalam anggaran khusus pembangunan infrastruktur masa mendatang fase keempat, dengan biaya mencapai NT$ 550 juta untuk dua tahun.
Tujuan utama dari program ini adalah, jika keadaan darurat terjadi, maka jaringan telekomunikasi Taiwan dapat menggunakan sistem komunikasi Non-geostationary satellite orbit, guna memastikan kelancaran transmisi.
Menteri Audrey Tang menyampaikan, menilik situasi yang berkembang saat ini, Taiwan sudah memiliki jaringan seluler tetap, serta jaringan mikro yang mampu menembus kawasan terpencil/pedesaan.
Menteri Audrey Tang menambahkan, dirinya telah berdiskusi dengan Asosiasi Industri Telekomunikasi dan semua operator dalam negeri, bahwa pertahanan jaringan komunikasi sangat penting. Selain bersedia menawarkan pelatihan relevan, para pengusaha dalam negeri juga mengungkit perihal keamanan penyimpanan data di stasiun pemancar utama yang tidak boleh terputus karena alasan apa pun.
Sehingga pasokan daya listrik yang mumpuni, menjadi hal yang harus diprioritaskan. Di lain pihak, MODA akan membantu untuk mengkomunikasikan dengan pihak TSMC, yang mana wacana ini masih berlangsung hingga hari ini.