(Taiwan, ROC) – Merujuk pada pemberitaan yang dirilis oleh Media BBC pada hari Sabtu tanggal 16 September waktu setempat, pihak delegasi perwakilan dari Daratan Tiongkok yang awalnya diagendakan akan melakukan kunjungan ke London pada tanggal 19 September mendatang, guna mengikuti upacara pemakaman kenegaraan atas telah berpulangnya Ratu Elizabeth II kepada Yang Maha Kuasa, yang akan digelar di Westminster Hall, tidak diberikan perizinan.
Beberapa anggota parlemen Inggris telah menyuarakan keprihatinan tentang undangan kepada perwakilan Daratan Tiongkok, setelah beberapa anggota parlemen Inggris diberi sanksi oleh Beijing karena mengkritik tindakan keras Beijing terhadap warga Uighur di Xinjiang.
Media BBC, tanpa mengutip sumber, memahami bahwa delegasi Daratan Tiongkok telah dilarang mengunjungi Ratu karena sanksi yang sebelumnya dijatuhkan oleh pihak Pemerintah Daratan Tiongkok. Untuk itu, Ketua House of Commons telah menolak untuk mengizinkan delegasi Daratan Tiongkok memasuki Istana Westminster Hall.
Peti jenazah Ratu Elizabeth untuk saat ini ditempatkan di Westminster Hall, gedung yang telah berusia 925 tahun.
Banyak pemimpin dunia, bangsawan dan pejabat negara akan menghadiri pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II. Namun merujuk kepada salah satu sumber dari Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan pada tanggal 15 September lalu, bahwa Wakil Presiden China Wang Qishan disebutkan akan menghadiri kegiatan mewakili Daratan Tiongkok.