(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Su Tseng-chang hari Rabu malam (14/9) menyampaikan, menanggapi masyarakat sangat tua, Yuan Eksekutif telah membahas program 4 tahun dengan lintas kementerian, diperkirakan akan mengucurkan dana sebesar NT$120 milyar sebagai penerapan buku putih kebijakan masyarakat menua, seperti program perawatan terpadu asuransi kesehatan dan rawat inap, pendirian pusat penelitian kesehatan dan kesejahteraan lansia dan lainnya.
Yuan Eksekutif mengeluarkan pers rilis pada hari Rabu malam (14/9) yang menyampaikan, Perdana Menteri Su Tseng-chang memimpin rapat dengar komite kesehatan dan kesejahteraan masyrakat dengan topik “Situasi promosi buku putih program masyarakat menua”, “program strategi dalam menanggapi masyarakat sangat tua” dan laporan lainnya.
PM Su mengatakan, dari masyarakat menua Taiwan sekarang menghadapi masyarakat tua, tetapi kecepatan penuaan populasi terus meningkat, diperkirakan pada tahun 2026 mendatang akan menghadapi masyarakat sangat tua, guna menanggapi perubahan struktur penduduk, setelah Presiden Tsai Ing-wen menjabat pemerintah telah terus berupaya untuk memberikan lebih banyak sumber daya, memperbaiki peraturan terkait, bahkan merevisi “buku putih masyarakat usia lanjut” dengan merumuskan 4 poros utama yaitu otonomi, mandiri, berbaur dan berkelanjutan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Tanpa Portofolio Yuan Eksekutif Lin Wan-I yang telah bersama-sama meneliti dan membahas masalah terkait dan pada pada hari Rabu merumuskan “Program kebijakan menanggapi masyarakat sangat tua”, direncanakan mulai tahun 2023 hingga 2026 selama 4 tahun akan mengucurkan dana sebesar NT$120 milyar, guna pencapaian target berbagai kebijakan buku putih masyarakat menua.
PM Su Tseng-chang mengatakan, program ini nantinya akan mempromosikan “Perencanaan perawatan terpadu asuransi kesehatan dan rawat inao”, membentuk “Pusat Penelitian Kesehatan dan Kesejahteraan Lansia” dan lainnya, bersamaan dengan itu juga akan memperkuat kerja, berharap dapat mempromosikan penelitian dan inovasi baru.
Su juga mengingatkan, program ini juga akan mempertimbangkan masukan-masukan pendapat terkait dalam pemenuhan isi penerapan, dalam pelaksanaannya masing-masing kementerian akan dengan fleksibel menerapkan kebijakan terkait, mulai dari perubahan konsep dan metode dalam meningkatkan lingkungan ramah lansia.