History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Film VR tentang Teror Putih Taiwan Memenangkan Hadiah Utama di Venice Immersive

  • 12 September, 2022
  • 陳志勇
Film VR tentang Teror Putih Taiwan Memenangkan Hadiah Utama di Venice Immersive
Film VR tentang Teror Putih Taiwan Memenangkan Hadiah Utama di Venice Immersive (Foto: facebook.com/taicca.tw)

(Taiwan, ROC) - "The Man Who Couldn't Leave (無法離開的人)," sebuah film realitas virtual (VR) yang mengeksplorasi periode Teror Putih Taiwan pada tahun 1950-an, telah memenangkan hadiah utama di acara Venice Immersive pada Festival Film Internasional Venesia ke-79, demikian diumumkan Badan Konten Kreatif Taiwan (TAICCA) pada hari Minggu.

Bersama dua entri lain yang mewakili Taiwan, yakni "Red Tail (紅尾巴)" oleh animator pemenang Golden Horse Awards Fish Wang (王登鈺), dan "All That Remains (遺留)" karya seniman multimedia Craig Quintero, film The Man Who Couldn't Leave" berkompetisi di Venice Immersive 2022 , bagian realitas terkembang (XR) dari Festival Film Internasional Venesia.

Selama penjurian antara 31 Agustus dan 10 September, ketiga film tersebut menerima sambutan positif dari anggota juri May Abdalla, David Adler dan Blanca Li, dan kemudian bersaing untuk Hadiah Grand Jury, Hadiah Juri Khusus, dan hadiah utama untuk Pengalaman Terbaik. Pada akhirnya, "The Man Who Couldn't Leave" dinobatkan sebagai yang terbaik dari 30 peserta, dan membawa pulang hadiah utama.

Dalam pidato saat menerima penghargaan, sutradara film Singing Chen (陳芯宜) mengatakan bahwa proyek film tersebut bertujuan menghormati mereka yang mengorbankan diri demi kebebasan pada periode Teror Putih (白色恐怖) tahun 1950-an.

Sekedar informasi, Teror Putih (白色恐怖) adalah penindasan terhadap para pembangkang politik yang berlangsung di Taiwan pada masa diberlakukannya darurat militer sepanjang 38 tahun dari 1949 hingga 1987.

Chen selanjutnya berterima kasih kepada Museum Nasional Hak Asasi Manusia yang meluncurkan pembuatan film tersebut, dan mengatakan bahwa film tersebut diselesaikan melalui kerja keras sepanjang dua tahun.

Tidak lama setelah mengetahui kemenangan signifikan tersebut, Menteri Kebudayaan Lee Yung-te (李永得) menyampaikan selamat kepada Chen. 

Menurut Lee, kemenangan Chen menandai kedua kalinya peserta Taiwan membawa pulang hadiah di Venice Immersive. Sebelumnya, karya sutradara Huang Hsin-chien (黃心健) dan seniman Laurie Anderson yakni "La Camera Insabbiata" meraih penghargaan Best Experience Award pada tahun 2017.

Komentar

Terbarumore