(Taiwan, ROC) -- Maskapai penerbangan China Airlines mengumumkan akan memesan sebanyak 16 pesawat Boeing 787-9, namun karena sebelumnya tersebar sebuah kabar yang menyebutkan jika Senator Amerika Serikat, Lindsey Graham menghimbau Taiwan untuk membeli pesawat Boeing 787 dalam kunjungannya ke Taiwan, hal tersebut sontak membuat dunia luar bertanya-tanya. China Airlines dalam menanggapinya mengemukakan, pembelian pesawat berlandaskan pada kepentingan perusahaan dan pemerintah Taiwan sepenuhnya menghormati keputusan evaluasi profesional China Airlines.
Maskapai penerbangan China Airlines pada 30 Agustus kemarin menggelar dewan direksi dadakan, dan pada pertemuan tersebut menyetujui pemesanan 16 pesawat penumpang Boeing 787-9. China Airlines melalui pers rilis menyampaikan, 16 pesawat penumpang Boeing 787-9 akan dilengkapi dengan mesin Singular GEnx, serta diperkirakan dapat memulai pengiriman pada tahun 2025 mendatang dan akan menjadi kekuatan utama pesawat penumpang generasi baru China Airlines. Namun karena sebelumnya sempat tersebar sebuah kabar yang menyebutkan Lindsey Graham saat datang mengunjungi Taiwan pada pertengahan April tahun ini (2022), menghimbau Taiwan untuk membeli sebanyak 24 pesawat penumpang Boeing 787. Maka dari itu, ketika China Airlines mengumumkan pembelian pesawat penumpang Boeing 787-9, hal tersebut sontak membuat dunia luar bertanya-tanya.
Dalam menanggapi rumor yang beredar, China Airlines pada 30 Agustus malam mengemukakan, pembelian pesawat berlandaskan pada kepentingan perusahaan, serta mempelajari kondisi teknis dan bisnis yang relevan dengan cermat. Pemerintah Taiwan sepenuhnya menghormati keputusan evaluasi profesional yang dilakukan oleh pihak China Airlines.