(Taiwan, ROC) – Papan nama “Kementerian Digital” secara resmi digantungkan pada hari Sabtu tanggal 27 Agustus. Presiden Tsai Ing-wen saat hadir dalam upacara peresmian pembukaan papan nama instansi, menyampaikan bahwa target penting yang dimiliki oleh tim yang kini tengah menjalankan tugas kepemerintahan adalah membawa negara menuju era digital, dan Kementerian Digital atau MODA juga akan memainkan peran penting sebagai kunci penggerak utama pembangunan negara digital. Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan jika kondisi tren internasional menunjukkan bahwa ancaman keamanan informatika ada di mana saja, dan MODA juga akan mengemban tanggung jawab yang penting dalam pembangunan sistem perlindungan informatika terpadu nasional.
Upacara peresmian penggantungan papan nama MODA dihadiri langsung oleh Presiden Tsai Ing-wen, Perdana Menteri Su Tseng-chang, Menteri Digital Audrey Tang.
Dalam kata sambutannya Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan langkah untuk menjadikan Taiwan sebagai negara cerdas, pulau digital adalah target penting yang dimiliki oleh tim kepemerintahan saat ini. Dengan diresmikannya Kementerian Digital, maka telah menepati janji tersebut, sehingga Taiwan juga menjadi salah satu dari beberapa negara di dunia yang memiliki instansi khusus kementerian bidang digital. Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan dengan didirikannya MODA, juga menjadi sebuah tonggak bersejarah dalam upaya transformasi digital Taiwan, maka hal ini juga sekaligus menjadi kunci penggerak utama pembangunan negara digital.
Presiden Tsai Ing-wen memaparkan bahwa Kementerian Digital memadukan 5 ruang lingkup, antara lain informasi, keamanan, penyebaran, internet dan telekomunikasi, membangun lingkungan yang lebih ramah lagi bagi perkembangan digital yang ada.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dalam kondisi trend perkembangan internasional dalam beberapa waktu terakhir, menunjukkan adanya ragam perubahan ancaman terhadap keamanan informatika. Guna mengantisipasi kekuatan dari luar yang terus menerus melakukan perang informatika dengan berbagai jenis gabungan strategi, maka kita harus membangun sistem keamanan informatika nasional yang berlevel lebih tinggi. Badan Administrasi Keamanan Dunia Internet kelak akan memikul sistem manajemen yang menyeluruh, menjalankan tugas perlindungan dan latihan pengoperasian keamanan informatika, serta membina sumber daya manusia yang professional. Tahun ini kita telah mendirikan Taiwan Information Security Center, guna melakukan riset penelitian teknologi terkait keamanan informatika yang lebih unggul, meningkatkan sistem perlundungan data informasi nasional secara keseluruhan.”
PM Su Tseng-chang dalam kata sambutannya menyampaikan pendirian Kementerian Digital adalah sebuah pembuka yang baik, dimana ia juga berharap dapat benar-benar menjadikan Taiwan sebagai sebuah negara digital. Oleh sebab itu, Su juga meminta setiap instansi harus melakukan invetarisasi tugas, tidak boleh ada yang ketinggalan, dan berharap mampu mencapai tujuan “Ada pemerintah yang mampu menjalankan tugas”.
Sementara Menteri Digital, Audrey Tang menjelaskan dalam menghadapi era web3, ia memetik penggalan kalimat dalam buku yang berjudul “A Tale of Two Cities” yang ditulis oleh penulis asal Inggris abad ke 19, Charles John Huffam Dickens, yaitu “Ini adalah masa yang baik, juga adalah masa yang tidak baik”. Berbagai fungsi digital, kerap digunakan untuk hal yang negatif, misalnya untuk praktik penipuan dan penggorengan isu, walau tentu saja ada yang menggunakannya dalam membuat karya seni, konfirmasi data dengan ragam cara. Oleh sebab itu, fungsi digital membawa kebaikan juga keburukan, sehingga pada akhirnya tetap harus Kembali kepada sikap para pengguna.
Audrey Tang melanjutkan bahwa MODA tidak akan melakukan pemantauan, perizinan, dan tidak akan berperan bagaikan yang terbesar dalam dunia digital, melainkan akan mengusung program, “3 pembangunan”, antara lain pembangunan sosial, pembangunan produksi dan pembangunan dadakan, guna mampu memadukan semua unsur dalam kehidupan sosial masyarakat, melakukan transformasi industri, sekaligus memiliki kemampuan berantisipasi.