History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

SpaceX dan T-Mobile Padukan Satelit untuk Penjangkauan Ponsel

  • 27 August, 2022
  • 譚雲福
SpaceX dan T-Mobile Padukan Satelit untuk Penjangkauan Ponsel
SpaceX dan T-Mobile Padukan Satelit untuk Penjangkauan Ponsel

(Taiwan, ROC) – Space Exploration Technology Company atau SpaceX milik orang terkaya di dunia, Elon Musk, bersama dengan perusahaan telekomunikasi T-Mobile pada hari Kamis tanggal 25 Agustus mengumumkan bahwa satelit SpaceX akan terhubung langsung ke ponsel T-Mobile mulai tahun depan, bahkan komunikasi di daerah terpencil di luar kawasan pelayanan stasiun, kelak juga dapat menikmati pelayanan penyambungan.

        Media AFP melaporkan bahwa program kerjasama ini akan dimulai dengan layanan SMS dan dimulai pada akhir tahun 2023, kemudian akan meluncurkan pelayanan telepon dan pelayanan data digital lainnya, khususnya akan dimulai dengan ponsel T-Mobile. Pelayanan ini tentu dengan menggunakan ribuan satelit "Starlink" yang diluncurkan oleh SpaceX dan mengorbit di sekitar Bumi.

"Intinya adalah, Anda tidak akan memiliki titik mati pada ponsel Anda di mana pun di dunia ini," kata Musk pada konferensi "Starbase" SpaceX di Texas.

Elon Musk mengatakan pelayanan tersebut kelak dapat digunakan untuk memberikan pertolongan atau penyelamatan nyawa manusia, dengan mengambil contoh pendaki yang sekarang tersesat tetapi tidak dapat meminta bantuan akibat ponsel yang tidak memiliki sinyal koneksi. "Kita tidak akan lagi membaca tentang kecelakaan tragis yang disebabkan oleh tersesat, selama mereka dapat meminta bantuan, maka itu akan baik-baik saja," ujar Elon Musk.

Meskipun jaringan satelit telah ada selama bertahun-tahun, namun si pengguna masih memerlukan peranti keras khusus untuk menggunakannya, seperti peralatan terminal "Starlink".

Elon Musk menjelaskan, “Bandwidth yang disediakan oleh layanan ini berbeda dari peralatan terminal Starlink, tetapi dapat mengirim dan menerima pesan teks dan gambar. Jika tidak banyak orang di area komunikasi, bahkan ada kesempatan untuk menonton video."

CEO T-Mobile, Mike Sievert mengatakan layanan baru ini diperhitungkan gratis di sebagian besar paket ponsel, tetapi pengguna dengan paket harga lebih rendah mungkin harus membayar biaya.

Untuk pengujian penerimaan layanan baru, akan terbatas di kawasan Amerika saja pada tahun depan, namun Mike Sievert menyebutkan T-Mobile bermaksud untuk memperluas layanan ke pasar luar negeri di masa depan melalui program roaming timbal balik.

Komentar

Terbarumore