History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perbatasan Taiwan Dibuka Akhir September?  Biro Pariwisata: Pelonggaran Bagi Wisatawan Mancanegara

  • 26 August, 2022
  • 陳柏萇
Perbatasan Taiwan Dibuka Akhir September?  Biro Pariwisata: Pelonggaran Bagi Wisatawan Mancanegara
Perbatasan Taiwan Dibuka Akhir September? Biro Pariwisata: Pelonggaran Bagi Wisatawan Manca Negara

(Taiwan, ROC) -- Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Victor Wang ketika diwawancara pada tanggal 25 Agustus menyampaikan, pembukaan perbatasan paling cepat akhir September atau awal Oktober. Wakil Kepala Biro Pariwisata, Kementerian Transportasi Lin Xin-ren dalam wawancara saat hadir dalam sebuah kegiatan pada hari ini (26/8) menyampaikan, saat ini Biro Pariwisata telah menyampaikan pedoman keluar dan masuk Taiwan kepada CECC, tetapi pihak CECC sendiri masih akan mengevaluasi terkait pembukaan perbatasan bagi wisatawan, para pelaku industri pariwisata telah bersiap-siap menantikan jadwal dibukanya perbatasan untuk menyambut kedatangan wisatawan. Mengenai perencanaan dari Biro Pariwisata untuk membuka pintu perbatasan di kedepannya, pada prinsipnya masuk dulu baru keluar, dan mengutamakan untuk rombongan wisata, sedangkan wisatawan bebas harus melihat visa yang diberikan oleh Kementerian Luar Negeri.

Lin Xin-ren mengatakan, “Saat ini Biro Pariwisata Kementerian Transportasi merencanakan yang masuk baru keluar, karena sebelumnya telah disesuaikan untuk masuk terlebih dulu baru keluar, sehingga apabila ada perubahan lainnya mungkin masih harus membahasnya dengan Pusat Komando Epidemi Sentral baru dapat dipastikan. Untuk cakupan dari Biro Pariwisata Kementerian Transportasi adalah pada bagian biro perjalanan, sedangkan untuk wisatawan bebas karena visanya adalah visa turis, untuk itu pada bagian ini pihak berkaitan yang akan memberikan penjelasan.”

Terkait akan terlebih dulu membuka perbatasan bagi wisatawan mancanegara datang ke Taiwan baru memperlonggar warga Taiwan berwisata ke luar negeri, Lin Xin-ren juga secara jujur mengemukan, pertimbangan utamanya ada 2, yaitu masalah kapasitas dan setelah dibuka kembalinya perbatsan, para pelaku bisnis perlu melakukan persiapan, karena meskipun Biro Pariwisata telah melakukan pelatihan pasca pandemi bagi pelaku usaha pada Mei kemarin, tetapi untuk pemasaran internasional Biro Pariwisata memerlukan waktu sekitar 1 – 2 bulan, baik untuk iklan, promosi dan lain sebagainya. Selain itu setelah mendapat hantaman pandemi selama 2 tahun lebih, tidak sedikit pengusaha restoran atau hotel di luar negeri yang telah menghentikan pengoperasiannya. Pada bagian wisatawan keluar negeri, pelaku usaha juga harus melakukan studi banding dan peninjauan sebelum mengirim rombongan.

Komentar

Terbarumore