(Taiwan, ROC) -- Meskipun pandemi COVID-19 dalam negeri Taiwan masih tetap ada, tetapi pameran ofline Intelegen Asia 2022 tetap berlangsung selama 3 tahun berturut-turut, acara pembukaan yang berlangsung hari ini (24/8) mengundang Presiden Tsai Ing-wen, Menteri Ekonomi Wang Mei-hua dan lainnya. Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, pandemi memberikan berbagai tantangan, industri teknologi mesin tidak hanya memberikan kekuatan penstabil penting bagi masyarakat dan ekonomi Taiwan, juga membuat inovasi perusahaan dan talenta Taiwan mendapat pengakuan dunia, seperti laporan Daya Saing Dunia 2022 yang diumumkan International Institute for Management Development. Lausanne Swiss di mana Taiwan menduduki urutan ke-7, merupakan peringkat terbaik sejak tahun 2013, selain itu dari 20 juta jiwa populasinya selama 2 tahun berturut-turut mendapat peringkat pertama dan kedua untuk semangat kewirausahawan dan penelitian.
Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, era pasca pandemi harus terus memanfaatkan dengan baik peluang bisnis restrukturisasi rantai pasokan dan tren transformasi digital, pemerintah juga telah memberikan dukungan bagi perusahaan untuk transformasi dan meng-upgrade kecerdasan dengan berbagai kebijakan, seperti perpanjangan 3 program utama investasi pengurangan karbon hingga akhir tahun 2024, sedangkan Kementerian Pengembangan Digital yang belum lama ini baru diresmikan juga akan menciptakan ekonomi digital yang lebih menyeluruh bagi pengembangan lingkungan Taiwan. Selanjutnya adalah target nol emisi karbon yang mana tidak saja mengusulkan jalur jalan, tetapi pemerinah juga mengucurkan dana anggaran sebesar NT$900 milyar hingga 2030, berharap dengan tenaga dari swasta maupun pemerintah, dengan “yang besar membimbing yang kecil” dapat berupaya untuk menciptakan pengembangan industri yang berkelanjutan. Presisedn Tsai Ing-wen juga menegaskan akan dengan agresif mempromosikan digitalisasi ke arah selatan, agar Taiwan menjadi mitra terbaik sebagai solusi industri cerdas secara menyeluruh.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kita juga agresif mempromosikan digitalisasi ke arah selatan, menggunakan keunggulan inovasi teknologi digital Taiwan dipadukan dengan sistem kecerdasan dan perlengkapan perangkat keras dalam negeri Taiwan, mengabungkan kekuatan pengusaha agar dapat menjadikan Taiwan sebagai mitra industri cerdas terbaik di wilayah Asia Pasifik dan Indo Pasifik.
Presiden Tsai berharap industri dapat memberikan dukungan penuh dan bergandengan tangan dengan pemerintah guna memajukan tujuan kebijakan menjadi pusat manufaktur kelas atas di Asia.