(Taiwan, ROC) -- Legislator lintas partai Jepang Ketua Nikka Giin Kondankai (All-party parliamentary group) Furuya Keiji dan Ketua Pelaksana Minoru Kihara tengah melakukan kunjungan ke Taiwan, hari ini (24/8) berkunjung ke Yuan Legislatif dan bertemu dengan Ketua Yuan Legislatif You Si-kun.
Dalam pidato sambutan delegasi All Party Parliamentary Group Jepang ini You Si-kun menyampaikan, “Terhadap tekanan dari dalam negeri dan perluasan dari luar” sudah menjadi hal yang biasa pesawat militer RRT yang mengitari Taiwan, persaingan diplomatik, korupsi dalam prakarsa sabuk dan jalan dan militerisasi pulau-pulau dan terumbu karang di Laut Cina Selatan dan lainnya yang telah mengancam kestabilan dan perdamaian kawasan Indo Pasifik, belakang ini RRT tidak menghiraukan protes dari negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru dan lainnya, bersikeras menandatangani “Perjanjian Kerangka Kerja Sama Keamanan RRT-Solomon”, yang berarti jangkauan RRT semakin jauh.
You Si-kun mengatakan, “Bersiap untuk perang adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga perdamaian”, menghadapi penindasan RRT di mana-mana, Taiwan akan tetap terus memperkuat kemampuan pertahanan keamanannya, juga berterima kasih pada suara yang semakin keras dari Jepang dan Amerika Serikat serta negara-negara demokrasi untuk menghalangi RRT; Furuya Keiji juga secara khusus mengelar “Forum Strategi Perang Kongres Taiwan, Amerika Serikat dan Jepang”, yang bermakna penting dalam sejarah, diharapkan dengan ini dapat semakin memperdalam dan memperkuat kerja sama antar anggota kongres Taiwan, Jepang dan Amerika Serikat, serta memperluas pertukaran kongres AS dan Eropa.
You Si-kun mengatakan, “Terima kasih atas komitmen Jepang dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran masyarakat internasional, terus memberikan pernyataan mendukung secara terbuka atas pentingnya kestabilan perdamaian Selat Taiwan, serta menegaskan tidak meneloransi segala upaya dengan kekuatan persenjataan untuk mengubah situasi kawasan Indo Pasifik sekarang ini. Taiwan menyambut visi “Indo Pasifik yang Bebas dan Terbuka” (FOIP) yang diusung Jepang, juga mengharapkan dapat semakin banyak kerja sama dan pertukaran dengan kongres Jepang.”
Furuya Keiji dalam kata sambutanya menyampaikan, dalam pertemuannya dengan tokok tokoh partai penting Taiwan seperti Presiden Tsai Ing-wen, Wakil Presiden William Lai dan lainnya pada kunjungannya kali ini rata-rata memiliki satu kesamaan khusus yaitu memperhatikan RRT yang terus menggunakan pesawat tempur, kapal perang mengitari Taiwan, mengintimidasi Taiwan dengan kekuatan senjata.