(Taiwan, ROC) -- Terdampak dari pandemi COVID-19, Penghargaan Nobel Ekonomi ke-7 Lindau, yang sebenarnya diberlangsungkan pada Agustus 2020 tertunda hingga tahun ini tanggal 23 – 27 Agustus yang juga akan berlangsung di Lindau, Jerman. Kali ini memilih 330 ekonom dari 64 negara di seluruh dunia, diantaranya terdapat 2 orang ekonom Taiwan yaitu asisten professor Jurusan Ekonomi National Taiwan University, Chen Yi (陳儀) dan asisten peneliti Institut Ekonomi, Academia Sinica, Chi Jun-zhe (紀鈞哲), ini merupakan ekonom termuda Taiwan yang akan melakukan pertukaran pendapat dengan 19 peraih nobel sebelum lainnya.
Academia Sinica mengemukakan, penelitian ekonomi Chi Jun-zhe berfokus pada ilmu ekonomi pada umumnya, finansial internasional dan ilmu moneter, sedangkan cakupan penelitian Chen Yi pada perilaku ilmu ekonomi, penerapan ilmu ekonomi dan ilmu ekonomi mikro, kedua ekonom ini telah melalui berbagai tahapan proses pemilihan internasional baru menjadi perwakilan Taiwan dalam pertemuan dan perhargaan nobel kali ini.
Chi Jun-zhe menyampaikan, sangat beruntung sekali mendapat kesempatan undangan ini, dapat bertukar pendapat dengan pakar ekonomi dari berbagai negara, terutama ingin mengetahui apakah ada topik permasalahan ekonomi umum lainnya dari masing-masing negara selain permasalah domain. Ia juga sangat berharap pada saat pertemuan jamuan makan siang dapat berkesempatan untuk berbagi topik yang diteliti dan berdiskusi dengan peraih nobel Finn E. Kydland.
Academia Sinica mengemukakan, anggota komite penghargaan Nobel Lindau tahun ini memilih 330 pakar ekonom muda, kandidat yang dipilih adalah pelajar, dosen, peneliti yang berusia di bawah 35 tahun, kali ini cakupan pakar ekonom muda perempuan sebanyak 38%. Komite akan mengundang 19 orang peraih nobel ekonomi sebelumnya untuk hadir dalam pertemuan ini untuk membahas “Perubahan sosial dan media sosial”, “Situasi politik dan ekonomi global di bawah pengaruh perang dan sanksi” serta topik lainnya.