History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Gaji dan Kehidupan di Taiwan Menarik Minat Banyak Guru Bahasa Inggris Asal Filipina

  • 13 August, 2022
  • 譚雲福
Gaji dan Kehidupan di Taiwan Menarik Minat Banyak Guru Bahasa Inggris Asal Filipina
Gaji dan Kehidupan di Taiwan Menarik Minat Banyak Guru Bahasa Inggris Asal Filipina

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan dinon-aktifkan platform pelajaran bahasa Inggris online oleh pemerintah Daratan Tiongkok dan dampak pandemi, maka tidak sedikit guru bahasa Inggris kewarganegaraan Filipina yang kehilangan pekerjaannya. Di sisi lain, gaji dan kehidupan di Taiwan sangat memikat hati, maka pihak Kementerian Pendidikan membuka program perekrutan guru bahasa Inggris dari luar negeri yang segera menarik minat 5.800 pendaftar asal Filipina, dan yang berhasil lolos untuk datang bekerja di Taiwan sebagai pengajar bahasa Inggris adalah 88 orang.

        Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Filipina menggelar jamuan makan siang pada hari Kamis tanggal 11 Agustus, mengundang para pengajar dan staf yang akan segera berangkat ke Taiwan. Kepala Kantor TECO Michael Hsu dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa program perekrutan guru bahasa Inggris asal luar negeri pertama kali diluncurkan pada tahun 2004, dimana akan ditempatkan sebagai pengajar bahasa Inggris di berbagai sekolah SD, SMP negeri yang ada.

        Michael Hsu menjelaskan bahwa banyak warga Taiwan yang khawatir dan takut ditertawakan, sehingga kurang keberanian dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi.

        Michael Hsu mengatakan, “Harap diingat bahwa Anda semua membawa sebuah misi yang sangat penting, pertama adalah membantu pelajar Taiwan untuk menyukai bahasa Inggris. Yang kedua adalah Anda harus menuntun mereka dalam hal membaca, berbicara dan menulis. Terakhir, Anda harus membantu mereka menggali potensi yang mereka miliki.”

        Kepala Bidang Pendidikan TECO Tony Lee menjelaskan untuk program perekrutan guru bahasa Inggris dari negara lain total sebanyak 450 orang, yang berasal dari Inggris, Amerika, Australia, Kanada, Afrika Selatan dan Filipina.

        Tony Lee menyebutkan jika untuk Filipina saja, program tahun ini memikat 5.800 pendaftar. Usai melewati berbagai tahapan ujian dan seleksi ketat, maka total pengajar bahasa Inggris yang berhasil lolos dan akan berangkat ke Taiwan pada bulan Agustus sebanyak total 88 orang, yang meliputi 77 guru dan 11 asisten guru.

        Tony Lee menambahkan jika postingan informasi lowongan menarik minat para pengguna akun Facebook, dan mencatat rekor sebagai postingan dengan pembaca terbanyak yakni lebih dari 43 ribu orang dan ratusan sharing.

        Banyak pengajar asal Filipina yang memilih Taiwan sebagai lokasi tujuan kerja karena gaji dan lingkungan kehidupan yang menarik, serta berjarak dekat dari Filipina. Untuk gaji, Taiwan menawarkan gaji senilai NT$ 65 ribu bagi guru dan NT$ 45 ribu bagi asisten guru. Bagi yang memiliki pengalaman dan pendidikan tinggi, tentu akan turut meningkatkan gaji yang ada. Selain itu, masih ada subsidi tiket pesawat, asuransi kesehatan dan asuransi kerja, subsidi tempat tinggal, sehingga semua hal ini menjadi daya tarik tinggi bagi para pengajar asal Filipina.

Komentar

Terbarumore