(Taiwan, ROC) - Taiwan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya mantan Presiden Filipina Fidel Ramos di usia 94 tahun pada hari Minggu, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri (MOFA) melalui sebuah keterangan pers yang dirilis pada hari yang sama.
Ramos, yang menjabat sebagai presiden antara 1992 dan 1998, menghidupkan kembali ekonomi Filipina dan bekerja untuk mencapai stabilitas dan memajukan demokrasi di negaranya, kata MOFA.
Mendiang presiden sempat tinggal di Taiwan selama beberapa waktu pada masa mudanya dan menjalin hubungan dekat dengan Taiwan saat ayahnya menjabat sebagai Duta Besar Filipina untuk Republik Tiongkok, jelas MOFA.
Ramos melakukan sejumlah kunjungan ke Taiwan setelah kepresidenannya, yang terbaru pada 2017, dan beliau banyak berkontribusi pada pertukaran antara kedua negara, kata MOFA.
Sekedar informasi, menurut laporan, mantan presiden Filipina itu meninggal karena komplikasi COVID-19.