(Taiwan, ROC) – Merujuk kepada data statistik terbaru dari Kementerian Dalam Negeri, pada tahun 2021 jumlah pasangan yang bercerai mencatat angka sebanyak 47.888 pasang, mengalami penurunan selama 4 tahun berturut. Sementara usia pernikahan rata-rata menengah adalah 7,95 tahun, dan ini juga menunjukkan jika usia pernikahan yang ada di Taiwan tidak melebihi 8 tahun, dimana ada sebanyak 34,75% yang bercerai saat usia pernikahan belum genap 5 tahun. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini.
Pihak Kementerian Dalam Negeri pada hari Jumat tanggal 22 Juli mengumumkan laporan angka perceraian 2021, dengan total sebanyak 47.888 pasang yang bercerai, meliputi 47.381 pasangan heteroseksual dan 1.507 pasangan sesama jenis. Jika jumlah total perceraian tahun 2021 dibandingkan dengan 2020, maka ada pengurangan sebanyak 3.722 pasang, dan angka perceraian juga alami penurunan selama 4 tahun berturut. Jika menilik latar belakang kewarganegaraan setiap pasangan, maka ada 86,4% yang menikah dengan warga negara sendiri, sementara pernikahan dengan warga asing mencatat jumlah sebanyak 13,6%.
Dari data statistik juga dapat diketahui jika usia rata-rata menengah untuk sebuah pernikahan pada tahun 2021 adalah 7,95 tahun, yang artinya setengah dari jumlah pernikahan tidak mencapai 8 tahun, dan angka ini berkurang 0,14 tahun jika dibandingkan dengan tahun 2020, dan berkurang 1,07 tahun jika dibandingkan dengan tahun 2012. Usia rata-rata pernikahan menengah tertinggi jatuh pada tahun 2014, dimana mencatat angka 9,1 tahun, namun sayangnya terus alami penurunan hingga saat ini.
Jumlah pasangan pernikahan yang belum genap 5 tahun pada tahun 2021 ada sebanyak 16.639 pasang, menduduki proporsi terbanyak yakni 34,75%, juga menjadi jumlah proporsi terbanyak dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sementara bagi usia pernikahan antara 5 hingga 10 tahun, mencatat jumlah sebanyak 11.198 pasang, menduduki proporsi sebanyak 23,38%. Selain itu, jumlah pasangan yang memiliki usia pernikahan yang telah lebih dari 30 tahun namun akhirnya bercerai juga alami peningkatan. Pada kenyataannya, sejak tahun 2013 hingga 2021, jumlah pasangan dengan usia pernikahan belum genap 5 tahun dan bercerai telah melebihi angka 30%, dan ada kecenderungan terus bertambah.
Secara garis besar, kondisi perceraian dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini, yakni mulai dari tahun 2012 hingga 2021, ada kecenderungan meningkat, dimana jumlah pasangan yang bercerai terbanyak jatuh pada tahun 2012, mencatat sebanyak 55.835 pasang, sementara untuk tahun 2014 ada penurunan sedikit menjadi 53.144 pasang, namun kembali meningkat pada tahun 2017 yakni mencatat sebanyak 54.439 pasang. Dan kondisi perceraian alami penurunan sejak tahun 2018, serta penurunan angka perceraian terus berkelanjutan selama 4 tahun terakhir.