(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 20 Juli 2022, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) bertemu dengan delegasi Wakil Ketua Parlemen Eropa, Nicola Beer. Dalam pidatonya, Kepala Negara menyampaikan, Taiwan memiliki harapan yang besar untuk bisa menjalin kemitraan yang lebih kuat dengan Uni Eropa, serta merealisasikan promosi perjanjian bilateral sesegera mungkin dan bersama-sama membangun aliansi pembela demokrasi yang kukuh.
Wakil Ketua Parlemen Eropa, Nicola Beer berkunjung ke Taiwan semenjak tanggal 19 Juli hingga 21 Juli 2022. Ini adalah kunjungan resmi pertama dari pejabat senior Parlemen Eropa ke Taiwan. Kunjungan kali ini juga menjadi bukti akan besarnya dukungan yang diberikan anggota parlemen setempat kepada Taiwan.
Pada tanggal 20 Juli 2022, Presiden Tsai Ing-wen bertemu langsung dengan Nicola Beer di Istana Kepresidenan. Beliau memaparkan, ini menjadi momen penting bagi kedua belah pihak untuk memperkuat jalinan kerja sama.
Presiden Tsai Ing- wen menyampaikan, di bawah dukungan dari Nicola Beer dan anggota parlemen Eropa, membuat Taiwan semakin mendapat perhatian dari otoritas setempat, terutama dalam beberapa tahun belakangan. Semenjak bulan Januari tahun lalu, setidaknya ada sekitar 20 resolusi yang mendukung Taiwan, telah disahkan. Sebagai perwakilan dari 23 juta warga Taiwan, Kepala Negara menggunakan kesempatan di hari ini untuk menyampaikan rasa terima kasih.
Presiden Tsai menyampaikan, Benua Eropa dan Uni Eropa adalah mitra yang memiliki konsep serupa. Kedua belah pihak terus memperluas hubungan kerja sama di banyak sektor, terutama di bidang ekonomi dan perdagangan.
Uni Eropa selalu menjadi sumber investasi asing terbesar Taiwan. Tahun lalu, nilai investasi Taiwan di kawasan Eropa mencapai rekor baru, dan pada awal bulan Juli ini, Parlemen Eropa juga merilis resolusi mendukung Taiwan bersama Uni Eropa untuk memperkukuh jalinan kerja sama di sektor ekonomi perdagangan, serta memperkuat pertukaran rantai pasokan. Presiden Tsai Ing-wen berharap agar kedua belah pihak dapat menjalin kemitraan yang semakin solid di masa mendatang.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kini Uni Eropa tengah mendorong implementasi kebijakan Green New Deal dan Transformasi Digitalisasi, yang mana ini juga sejalan dengan arah perkembangan strategi di sektor industri Taiwan. Pada awal tahun 2022, saya juga mengajukan wacana untuk memperkuat hubungan dengan Uni Eropa, dengan harapan kemitraan antar keduanya dapat terjalin kian solid. Di samping itu, promosi perjanjian investasi bilateral juga akan dilakukan sesegera mungkin, sehingga kedua masyarakat akan menikmati hasil yang ada.”
Presiden Tsai Ing-wen juga menekankan, dalam menghadapi ekspansi dari kubu otoritarianisme, Taiwan yang berada di garis terdepan memiliki kemauan dan kemampuan untuk membagikan pengalamannya dengan negara-negara sehaluan di dunia. Di samping itu, Taiwan juga berharap dapat memperkuat jalinan kerja sama dengan mitra demokrasi untuk bersama-sama membangun aliansi pertahanan yang kuat.
Beliau juga berharap dapat meningkatkan hubungan Taiwan dengan Uni Eropa, serta memberikan kontribusi lebih bagi kehidupan bermasyarakat yang bertumpu pada prinsip demokrasi kebebasan.