(Taiwan, ROC) Mantan Menhan AS, Mark Esper memimpin rombongan parlemen Atlantik (The Atlantic Council) berkunjung ke Taiwan, Mark Esper kemarin (19/7) menggelar konferensi pers dan menyampaikan, skala peningkatan dalam anggaran kemiliteran Taiwan bertambah, dan memperkuat sistem perekrutan militer, memperpanjang masa wajib militer setidaknya generasi muda Taiwan baik pria maupun wanita setidaknya berjalan 1 tahun.
PM Su Tseng-chang pada hari Rabu ini (20/7) saat diwawancarai menyampaikan, selama Presiden Tsai Ing-wen menjabat, kemiliteran Taiwan terus ditingkatkan.
PM Su Tseng-chang mengatakan220720-02 , “Selama Presiden Tsai Ing-wen menjabat terus menerus memperkuat pertahanan nasional, dan melakukan kerja sama dengan negara kawasan regional serta negara sahabat yang menganut nilai yang sama, mengupayakan bersama demi membela kedaulatan negara, perdamaian regional dan perdamaian dunia. Berkaitan dengan pelatihan dan pembinaan personal kemiliteran nasional kami, akan terus kami tinjau dan up-grade.”
Mark Esper mengemukakan, Taiwan menghadapi negara tetangga besar Republik Daratan Tiongkok, dalam urusan kemiliteran semestinya menekankan kekuatan tempur yang asimetris, mencakup rudal stinger , sistem artileri roket mobilitas tinggi M142(HIMARS) dan lainnya serta lebih lanjut memperkuat mobilisasi personal cadangan militer, agar kekuatan pertahanan Taiwan dapat sikron dengan AS dan negara sahabat lainnya.
Berkaitan dengan pandangan Mark Esper, Istana Kepresidenan menyampaikan, tidak ada komentar penilaian akan tetapi mengapresiasi dukungan Mark Esper untuk Taiwan dalam masa jangka panjang, serta perhatian dan kepeduliannya terhadap kemiliteran Taiwan.