(Taiwan, ROC) -- Trinity College Dublin Irlandia bekerja sama dengan Kantor Perwakilan ROC untuk Irlandia pada tanggal 12 Juli 2022 memulai perlombaan menerjemahkan bahasa Taiyu, mengundang para pakar dari seluruh dunia untuk menerjemahkan puisi berbahasa Taiyu “Seratus Tahun Sejarah” karya dari Zheng Xun-chong diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, penerimaan hasil hingga 1 Oktober 2022.
Centre for Literary & Cultural Translation dari Trinity College Dublin tahun lalu untuk perdana mengelar perlombaan “Translation Slam”, pada saat itu menggunakan karya sastrawan puisi kontemporer Yubo Cao (曹馭博) yang berjudul “The Great Pardon” menerjemahkan puisi berbahasa Mandarin ini ke bahasa Inggris, untuk tahun ini tantangan menerjemahkan puisi berbahasa Taiyu.
Kepala Centre for Literary & Cultural Translation James Hadley mengemukakan, tahun ini sastrawan Irlandia, James Joyce dengan karyanya “Ulysses” genap berusia 100 tahun, untuk itu memilih karya puisi musikalitas yang serupa untuk diterjemahkan, dan terpilih puisi berbahasa Taiyu untuk diterjemahkan. Guna menyoroti musikalitas puisi Taiwan, maka secara khusus mengundang Zheng Xun-chong untuk merekam puisi dan membacanya dengan suara keras dalam file audio dan video sebagai bahan referensi penerjemah.
Kepala Kantor Perwakilan ROC untuk Irlandia, yang Yang Tzu-pao mengemukakan, Irlandia memiliki tradisi yang baik yaitu menjunjung multibahasa, sehingga dapat menyelenggarakan kegiatan perlombaan menerjemahkan karya bahasa Taiyu ke bahasa Inggris, untuk itu juga berharap di masa mendatang bisa mengelar perlombaan menerjemahkan karya dalam bahasa Hakka dan bahasa Suku Penduduk Asli.