History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Cuti bagi Hakim Sipil  Kementerian Ketenagakerjaan dan KADIN Dukung Sepenuhnya

  • 12 July, 2022
  • 尤繼富
Cuti bagi Hakim Sipil  Kementerian Ketenagakerjaan dan KADIN Dukung Sepenuhnya
Cuti bagi Hakim Sipil Kementerian Ketenagakerjaan dan KADIN Dukung Sepenuhnya

(Taiwan, ROC) -- Sistem hakim sipil akan mulai diberlakukan tanggal 1 Januari 2023, demi mereka yang menjadi hakim sipil tidak perlu khawatir berpengaruh pada pekerjaannya, dalam hukum peraturan hakim sipil menetapkan dengan jelas bahwa instansi, sekolah, kantor dan lainnya harus memberikan cuti bagi staf karyawan yang terpilih sebagai hakim sipil atau dalam persiapan hakim sipil, dan tidak memperbolehkan karena statusnya ini merugikan tugas pekerjaannya, Kehakiman juga akan secara khusus membuat “surat untuk pemberi kerja”, membuat video penyuluhan pemberian libur untuk tugas sebagai hakim sipil, karikatur dan lain sebagainya, dan Sekjen Kehakiman Lin Huei-huang meminta Menteri Ketenagakerjaan Hsu Ming-chun, Ketua Kamar Dagang (General Chamber of Commerce)  Paul Hsu dan lainnya untuk mengelar jumpa pers penjelasan, berharap majikan dan tenaga kerja dapat semakin mendalaminya dan memberi dukungan untuk sistem ini.

Hsu Ming-chun menyampaikan, tenaga kerja yang bersedia menanggung beban sebagai hakim sipil merupakan tanggung jawab yang berat, pemerintah harus memberikan dukungan pada tenaga kerja seperti ini agar mereka dapat bertugas dengan tenang. Ia juga berharap kedua belah pihak pemberi kerja dan pekerja dapat memberikan pandangan positif terhadap sistem ini.

Hsu Ming-chun mengatakan, "Pengalaman spesial seperti ini, sebenarnya juga dapat berimbas baik karir di kemudian hari, bahkan seharusnya juga dapat memberikan perlindungan bagi perusahaan. Kami berharap kedua belah pihak pekerja dan pemberi kerja dapat memiliki pandangan positif terhadap sistem ini, saya rasa kita harus mendukung sistem kehakiman baru ini.”

Paul Hsu mengemukakan, selama masa pandemi kebanyakan majikan memperbolehkan karyawannya untuk bekerja di rumah (WFH), hal ini juga tidak terlalu menyusahkan, terkait dengan hakim sipil juga akan berdasarkan cara ini, jika memerlukan diskusi atau memberikan masukan pendapat baru meminta mereka untuk menyesuaikan dalam pelaksanaannya.

Paul Hsu juga menyampaikan, berharap pada saat pemilihan hakim sipil juga memberikan waktu bagi pemberi kerja untuk merespons untuk mencari orang pengganti. Lin Huei-huang mengungkapkan, masih ada waktu persiapan selama 30 hari, Hsu Ming-chung menyarankan untuk memberikan surat pada pemberikan kerja sehingga lebih mudah dah jelas agar pekerja dan majikan semuanya jelas.

Komentar

Terbarumore