(Taiwan, ROC) --- Supermoon terbesar untuk tahun ini akan muncul pada besok malam (13/7). Kali ini, jarak bulan dengan bumi hanya berkisar 357.400 KM, atau lebih dekat 200 KM dari titik terdekat pada bulan lalu. Oleh karena itu, diameter bulan akan terlihat 13% lebih besar dari biasanya.
Jika cuaca pada esok hari cerah, maka warga dapat menikmati panorama spektakuler ini dengan sempurna.
Kepala Stasiun Astronomi Biro Klimatologi Sentral, Zheng Jun-yue (鄭俊岳) menyampaikan, jarak terdekat antara bumi dengan bulan akan berada di kisaran rata-rata 363.000 KM. Diameter bulan akan lebih besar dari biasanya, dan 15% lebih terang. Jika melihat rekaman pada tahun lalu, supermoon terjadi pada tanggal 26 Mei 2021, jarak terdekat antara bumi dengan bulan di kala tersebut berkisar 357.461 KM. Apalagi supermoon tahun lalu terjadi berbarengan dengan gerhana bulan total.
Supermoon pertama untuk tahun ini muncul pada tanggal 14 Juni 2022. Di kala tersebut, jarak bumi dengan bulan berkisar 357.656 KM. Supermoon kedua yang akan kembali terjadi pada tanggal 14 Juli 2022 akan lebih menakjubkan, mengingat jarak bumi dengan bulan akan lebih dekat 200 KM, yaitu 357.418 KM.
Zheng Jun-yue mengatakan, “Supermoon kali ini akan berukuran 13% hingga 14% lebih besar saat berada di fase apogee. Dan besok atau lusa, saat bulan berada di titik terdekat (perigee), maka Anda dapat melihat diameter bulan akan lebih besar dari biasanya. Selama tidak ada awan atau penghalang di hadapan kita, maka kemungkinan supermoon terlihat sempurna kian terbuka lebar.”
Zheng Jun-yue melanjutkan, fenomena supermoon diprediksi akan muncul pada tanggal 13 Juli 2022, pukul 17:06, setelah bulan melewati fase perigee selama 9,5 jam. Dan saat pukul 18:37, supermoon akan terlihat sempurna. Pada tanggal 14 Juli 2022, pukul 02:38 dini hari, supermoon akan berada di titik tertinggi langit malam. Diingatkan, saat supermoon terjadi, maka perubahan pasang surut di bumi akan terasa lebih signifikan.